Harga minyak dunia kembali bergejolak setelah dalam perdagangan di pasar Asia, Senin, berada di level 66,33 dolar AS per barel.

Harga minyak dunia kembali bergejolak setelah dalam perdagangan di pasar Asia, Senin, berada di level 66,33 dolar AS per barel.

Menurut dealer, kenaikan harga minyak itu terkait dengan kekhawatiran investor akan kurangnya pasokan minyak menjelang datangnya musim dingin.

Pada pukul 10:20 waktu Singapura (0220 GMT), harga minyak mentah jenis light sweet crude untuk kontrak pengiriman November, naik 9 sen dolar menjadi 66,33 dolar per barel dibandingkan penutupan 66,24 dolar pada akhir pekan lalu.

Dengan masih belum pulihnya operasional fasilitas produksi dan pengilangan minyak AS di Teluk Meksiko pasca serangan badai Katrina dan Rita, kekhawatiran akan kurangnya pasokan semakin meningkat menjelang datangnya musim dingin, kata dealer.

Presiden AS George W. Bush telah meminta warga Amerika untuk berhemat BBM dengan mengurangi berkendara dengan mobil, seiring dengan upaya pemerintah untuk membenahi fasilitas pengilangan minyak akibat terjangan Katrina dan Rita beberapa waktu lalu.

Source : www.mediaindo.co.id