OPEC Tingkatkan Output Minyak Mentah 5.5 juta barrel per hari pada 2010.

Gyeongju, Korea Selatan – Pejabat tinggi Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) mengatakan bahwa OPEC akan meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 5.5 juta barrel per hari dalam lima tahun mendatang.

Sekretaris Jenderal OPEC, Adnan Shihab-Eldin, membuat penegasan ketika bertemu dengan Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korea Selatan, Lee Hee-Beom di antara 21 anggota forum Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dalam bidang energi dan pertambangan, menurut media pemerintah Korea Selatan.

‘Sekretaris Jenderal memperkirakan dalam lima tahun mendatang kapasitas produksi OPEC akan meningkat dari 32.5 juta barrel per hari menjadi 38 juta barrel per hari pada 2010,’ katanya.

OPEC mengatakan pada hari Senin bahwa 11 anggotanya, yang bersama-sama memasok lebih dari sepertiga minyak global, telah memproduksi rata-rata 30.34 juta bpd selama September, peningkatan tersebut sebesar 130,000 bpd dari Agustus.

Memperhatikan penurunan produksi di negara-negara non-OPEC, OPEC mengatakan bahwa para produsen yang dipimpin Rusia, akan memproduksi rata-rata 50.3 juta bpd tahun ini, sedikit lebih kecil dari perkiraan awal sebesar 50.4 juta bpd.

Menyusul pertemuannya dengan menteri Korea Selatan, Shihab-Eldin mendorong negara-negara konsumen minyak agar mengembangkan fasilitas pengilangannya dengan cepat untuk memerangi kenaikan harga energi. Dia menegaskan tersedia cadangan minyak mentah untuk diubah menjadi produk.

OPEC akan terus mengusahakan dan memastikan pasar bahwa minyak selalu tersedia, walaupun harga minyak yang tinggi tidak disesuaikan dengan fundamental ekonomi, katanya.

‘Sangat jelas bahwa sekarang pasar dipasok dengan baik dengan minyak mentah, tapi masalahnya kami tidak punya sistem pengilangan yang dapat mengambil semua minyak mentah yang tersedia,’ kata Shihab-Eldin, menurut Agence France-Presse.

‘Jadi itulah usaha yang dilakukan — membangun pengilangan dengan cepat, meningkatkan pengilangan dan membangun pengilangan yang dapat mengambil cadangan minyak mentah dan mengubahnya menjadi produk yang sangat dibutuhkan. Itu akan menurunkan harga,’ katanya.

‘Kami terus bekerja … memastikan pasar tidak kekurangan minyak mentah,’ katanya.(YS)

Sumber : www.forbes.com