Ekspor minyak dari Irak telah terhenti karena gabungan serangan dan cuaca yang buruk.

Ekspor minyak dari Irak telah terhenti karena gabungan serangan dan cuaca yang buruk.

Empat serangan sabotase membuat ekspor dari Irak utara terhenti pada hari Minggu dan pemerintah memperingatkan diperlukan sekitar sebulan untuk memeperbaiki kerusakan.

Masalah makin memburuk pada hari Senin ketika perpipaan yang membawa minyak mentah ke pelabuhan Ceyhan, Turki, terkena serangan.

Sementara, cuaca buruk mencegah tanker-tanker membawa muatan di terminal di daerah selatan, kata Agence France-Presse.

Ditutup

‘Ekspor minyak mentah telah dihentikan sejak hari Jumat karena cuaca yang buruk dan gelombang yang tinggi (di Teluk) yang mencegah tanker-tanker berlabuh’ ke terminal di daerah selatan Irak, kata juru bicara kementrian perminyakan kepada pers.

Sebelum dihentikan, ekspor dari daerah selatan negara ini sebesar 1,6 juta barel per hari.

Di daerah utara, serangan pada hari Minggu mengenai pusat kumpulan setidaknya empat sumur, sekitar 40 mil di sebelah barat kota Kirkuk.

Pada hari Senin, tiga buah mortar mengenai perpipaan migas yang juga telah terkena serangan pada hari Kamis lalu, menyebabkan kebakaran pada setidaknya 16 pipa minyak, kata AFP.

Minyak memainkan bagian penting dalam ekonomi Irak dengan ekspor minyak mentah memberikan keuntungan hingga 97% dari pendapatan pemerintah.(YS)

Sumber : www.uruknet.info