Perdana Menteri Rusia Mikhail Fradkov—dalam usahanya untuk mempercepat implementasi proyek perpipaan Siberia Timur-Samudera Pasifik—telah memerintahkan kementrian dan departemen terkait untuk mempersiapkan proposal detail pada 10 November.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Fradkov—dalam usahanya untuk mempercepat implementasi proyek perpipaan Siberia Timur-Samudera Pasifik—telah memerintahkan kementrian dan departemen terkait untuk mempersiapkan proposal detail pada 10 November.

Instruksi Fradkov ini : ‘Penetapan sistem perpipaan Eastern Siberia-Pacific Ocean (ESPO) telah ditarik tanpa alasan apapun. Salah satu prioritas proyek untuk pembangunan ekonomi negara tersebut tidak sedang dilaksanakan.’

Fradkov mengeluarkan instruksi kepada Kementrian Energi dan Industri Rusia, Federal Technical Oversight Agency, Kementrian Sumber Daya Alam, Kementrian Perdagangan dan Pembangunan Ekonomi, dan Kementrian Regional.

Dia memerintahkan lembaga-lembaga tersebut untuk bekerja dengan perusahaan perpipaan pemerintah Transneft untuk memutuskan posisi pemerintah dan pemerintah lokal dalam konstruksi jalur ESPO.

Insruksi Fradkov memerintahkan pekerjaan disusun sesuai garis besar utama feasibility study untuk proyek, meliputi rute, solusi teknis, dan pendanaan.

Untuk memonitor perkembangan, Fradkov juga memerintahkan kementrian terkait untuk memberikan laporan pada pemerintah tiap tiga bulan untuk implementasi proyek.

Fradkov menandatangani resolusi pada 31 Desember 2004, untuk membangun Perpipaan Timur, dengan Transneft sebagai perancang dan pembangunnya.

Langkah pertama proyek adalah perpipaan minyak sepanjang 2.400 km dari Taishet ke Skovorodino dan rail terminal minyak di Teluk Perevoznaya. Langkah kedua, yang tergantung pada pembangunan lapangan minyak Siberian Timur, termasuk konstruksi lebih lanjut dari Skovorodino ke Perevoznaya.

Pada bulan Agustus, Boris Govorin, gubernur wilayah Irkutsk, mengatakan Rusia akan memulai konstruksi musim gugur ini, bagian pertama dari rencana sepanjang 4.130 km perpipaan minyak mentah dari Taishet di Siberia bagian timur ke Laut Jepang (OGJ Online, 10 Agt. 2005).(YS)

Sumber : ogj.pennnet.com