Minyak mentah naik di atas $ 62 per barel pada hari Selasa karena kekhawatiran musim dingin.

New York – Minyak mentah naik di atas $ 62 per barel pada hari Selasa karena kekhawatiran musim dingin dapat meningkatkan permintaan AS akan heating oil.

Minyak mentah (light, sweet) untuk pengiriman bulan Desember naik $ 2.12 menjadi $ 62.44 per barel di New York Mercantile Exchange.

Di London, December Brent crude futures naik $ 2 menjadi $ 60.24 per barel di International Petroleum Exchange.

Heating oil untuk pengiriman November naik lebih dari 9 cents menjadi $ 1.8899 per galon, sementara gasolin untuk bulan November naik lebih dari 7 cents menjadi $ 1.6538 per galon. Gas alam untuk bulan November naik $ 1.334 menjadi $ 14.338 per juta BTU.

Harga telah turun pada hari Minggu, setelah badai Wilma melewati pengilangan, platform dan rig minyak cadangan, di Teluk Mexico, yang masih dalam perbaikan akibat hantaman badai Katrina dan Rita. Wilma akhirnya menghantam daratan di Florida.

Perolehan hari Selasa kebanyakan datang dari ‘pembelian spekulatif,’ kata Ed Silliere, wakil presiden manajemen resiko di Energy Merchant LLC, New York. Tapi, dia menambahkan, heating oil meningkat karena perkiraan musim dingin yang dingin dan lama.

‘Jika itu terjadi, akan menjadi tantangan untuk memenuhi permintaan minyak di negeri ini,’ kata Phil Flynn, analis di Alaron Trading Corp., Chicago.

Angin timur laut membawa salju ke sebagian Pennsylvania, West Virginia dan New York pada hari Selasa, dan mungkin akan menurunkan saljunya di sebagian New England. The National Oceanic and Atmospheric Administration memprediksikan musim dingin di AS akan lebih dingin dari tahun lalu, tapi lebih hangat daripada rata-rata 30 tahun ini.

Beberapa pihak melihat kesempatan pembelian legitimate, dengan harga pada hari Minggu mendekati $ 60 per barel. Tetapi James Cordier, presiden dari Liberty Trading Group di Tampa, Fla., mengatakan rally hari Selasa merupakan bagian dari teknis dan alami, sebagai traders, dipaksa untuk menutupi taruhannya, sehingga memaksa harga makin tinggi.

Cordier juga mengatakan datangnya cuaca dingin di beberapa wilayah di negeri ini membangkitkan perhatian tentang permintaan heating oil dan gas alam saat musim dingin dan apakah pasokan akan mencukupi. Tapi dia memperkirakan bahwa, tanpa musim dingin yang lebih dingin dari biasa, harga minyak bisa saja turun ke rentang pertengahan $ 50.(YS)

Sumber : abcnews.go.com