Presiden Dominika, Leonel Fernandez memecat kepala pengilangan minyak pada hari Selasa, satu hari setelah kebocoran gas membuat banyak orang di ibukota sakit.

Presiden Dominika, Leonel Fernandez memecat kepala pengilangan minyak pada hari Selasa, satu hari setelah kebocoran gas membuat banyak orang di ibukota sakit.

Aristide Fernandez Zucco akan digantikan sebagai kepala Dominican Oil Refinery oleh Eduardo Rodriguez, penasihat Fernandez dalam bidang energi, menurut pernyataan pemerintah. Tak ada alasan yang diberikan untuk perubahan tersebut.

Selasa lalu, Fernandez Zucco mengakui bahwa pengilangan bertanggung jawab atas kebocoran gas alam cair pada hari Senin di pengilangan utama di Santo Domingo.

Lebih dari 50 orang di sekitar ibukota diakui rumah sakit mengalami kesulitan bernafas setelah mencium bau menyengat yang disebabkan kebocoran. Tak ada yang mengalami sakit yang serius.

Fernandez Zucco tidak bersedia memberikan komentar hari Selasa.

Fernandez Zucco memberi kritik yang pedas atas keterlibatan pemerintah dengan Petrocaribe, inisiatif Venezuela untuk memasok minyak ke negara-negara di Karibia dengan syarat-syarat yang menguntungkan. Dia telah mempertanyakan kemampuan Venezuela dalam menyediakan 50.000 barel minyak per hari sebagaimana ditetapkan dengan Petrocaribe.

Dengan Petrocaribe, Venezuela akan menyediakan produk mentah dan hasil kilangan (refined products) seperti gasolin ke negara-negara Karibia, meminta mereka untuk membayar 60% tunai dan sisanya dianggarkan dalam pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah. Caracas juga mengatakan akan menerima barang-barang seperti beras atau pisang dan pelayanan sebagai pembayaran parsial.(YS)

Sumber : www.forbes.com