Select Page

Minyak mentah US tetap berada diatas $ 63 pada hari Rabu setelah perhatian akan perselisihan Iran dengan PBB atas program nuklirnya terhenti disebabkan oleh cuaca yang lebih hangat di US.Minyak mentah US tetap berada diatas $ 63 pada hari Rabu setelah

perhatian akan perselisihan Iran dengan PBB atas program nuklirnya terhenti disebabkan oleh cuaca

yang lebih hangat di US.

Minyak mentah NYMEX turun 1 cent menjadi $ 63.36 per barrel setelah bergerak 13 cents hari

sebelumnya karena dealer menguatkan big build cadangan bahan bakar mingguan US.

Distilat, termasuk heating oil, diharapkan mencapai build sekitar 2,2 juta barrel karena cuaca

yang bersahabat terus mengurangi konsumsi, menurut pendapat umum dari Reuters, tapi cadangan

minyak mentah diharapkan jatuh hingga 300.000 barrel.

Cadangan gasolin, yang menurun dibawah harga tahun lalu berdasarkan permintaan yang tinggi dan

perolehan yang lambat dari badai musim panas lalu, tampak naik sebesar 1,8 juta barrels.

Data cadangan minyak komersial US akan dikeluarkan oleh Energy Information Administration (EIA)

pada hari Rabu jam 1530 GMT.

Pembangunan dalam pasokan distilat mengikuti cuaca hangat beberapa minggu ini, yang di set

perpanjangannya dalam minggu ini. Permintaan atas heating fuel diharapkan sekitar 34% dibawah

normal minggu ini, menurut US National Weather Service.

Heating oil untuk Februari, yang turun pada hari Selasa, diperdagangkan steady pada $ 1.7379 per

gallon dalam perdagangan elektronik.

‘Kami melihat banyak profit-taking pada awal sesi, tapi menuju akhir, perhatian akan keputusan

Iran untuk melanjutkan pengujian nuklirnya menahan pasar untuk terus jatuh,’ menurut U.S. based

Phil Flynn, analis pasar energi dengan Alaron Trading di Chicago.

Pada hari Selasa, Iran melepaskan penyegelan PBB di plant pengayaan Uranium Natanz dan melanjutkan

penelitian bahan bakar nuklir, mempercepat Gedung Putih untuk memperingatkan jika Iran tetap

menjalankan kegiatannya, masyarakat internasional tidak mempunyai pilihan kecuali mengadukan

Teheran ke Dewan Keamanan PBB.

‘Kemungkinan sanksi ekonomi untuk Iran meningkatkan perhatian akan apa yang akan terjadi pada

pasokan minyak dari Teheran. Apakah negara-negara yang menentang ini harus mencari minyak ke

tempat lain? Ini adalah hal serius,’ kata Flynn.

Sementara itu, EIA pada hari Selasa memperkirakan permintaan minyak dunia akan sekitar 85,3 juta

barrel perhari untuk triwulan pertama 2006, tidak berubah dari perkiraan Desember.

Sumber : today.reuters.com

Share This