Rekanan Ranhill Bhd dan Ellipse Energy Jatirarangon Wahana Ltd telah membangun reservoir gas di lapangan gas Jatirarangon dalam kontrak TAC dengan Pertamina.

Rekanan Ranhill Bhd dan Ellipse Energy Jatirarangon Wahana Ltd telah membangun reservoir gas di lapangan gas Jatirarangon dalam kontrak TAC dengan Pertamina.

Saham Ranhill di Ellipse dipegang oleh anak perusahaannya, Ranhill Energy. Gas diambil di kedalaman 3.000 m pada tempat 48 km tenggara Jakarta.

Ranhill mengatakan pada 9 Januari laju gas yang terantisipasi lebih dari 15 juta mmscfd dan mencapai 30 mmscfd untuk sales delivery point.

Keputusannya pada bulan Mei 2004 untuk ikut serta dalam proyek tersebut adalah 114,2 milyar Bscf cadangan gas. Penemuan baru mungkin akan menambah 20 Bscf gas.

Negosiasi sedang dilakukan dengan Badan Pelaksana Minyak dan Gas (BPMIGAS) untuk kontrak penjualan gas kedua untuk harga yang lebih tinggi.

Total penjualan dan volume gas adalah US$ 11,1 juta dan 3,76 Bcf.

Dalam Citarum PSC, Ranhill Energy melalui 60% sahamnya di PT Bumi Parahyangan Ranhill Energy Citarum memulai operasi pengeboran di Jonggol pada bulan Juni. Berlokasi 15 km selatan lapangan gas Jatirarangon.

Ranhill mengatakan blok tersebut telah teridentifikasi memiliki sumber prospektif cadangan minyak kumulatif 150 sampai 342 juta barrel.

Sementara itu, Ranhill juga mengumumkan bahwa Ranhill Energy telah memiliki 90% saham di blok eksplorasi migas, SC-49 Cebu Selatan melalui perjanjian farm-in dengan Phil-Mal PetroEnergy dari Philippines.

Ini meliputi area 265.000 hektar dan terletak sebagian di onshore Pulau Cebu dan sebagian di lepas pantai Tenon dan selat Cebu, Filipina. ‘Ini diperkirakan mengandung cadangan 720 juta barrel minyak ekuivalen dalam blok.’

Phil-Mal menandatangani kontrak service dengan Departemen Energi Filipina pada 1 Maret 2005 untuk eksplorasi dan pembangunan SC-49 selama 35 years.

Investasi pertama Ranhill Energy sekitar US$ 2,8 juta. Katanya sumur pertama direncanakan dibor dalam triwulan pertama 2006.

Dalam pernyataan terpisah, Ranhill mengatakan membeli 60% saham di Amona Africa Construction Consortium Sdn Bhd (AACC) dari Amona Arabia Engineering Consultancy Sdn Bhd senilai RM 19 juta.

Pada 1 Desember 2005, AACC diberi pemerintah Libya kontrak senilai RM 3.5 milyar untuk membangun kota baru di Tajura, Tripoli. Ranhill mengatakan AACC akan berganti nama menjadi Amona Ranhill Consortium Sdn Bhd.

Ranhill mengatakan anak perusahaannya, Ranhill Engineeers and Constructors Sdn Bhd akan menetapkan kontraktor EPC untuk proyek. ‘Dengan ini, order Ranhill adalah RM 6 milyar, dimana lebih dari setengahnya diambil dari lapas pantai.

Sumber : www.theedgedaily.com