Select Page

PM Kazakhstan, Daniyal Akhmetov menegaskan rencana Kazakhstan untuk bergabung dengan proyek Baku-Tbilisi-Ceyhan pada pertemuan dengan PM Azerbaijan, Artur Rasizade di Astana.

PM Kazakhstan, Daniyal Akhmetov menegaskan rencana Kazakhstan untuk bergabung dengan proyek Baku-Tbilisi-Ceyhan pada pertemuan dengan PM Azerbaijan, Artur Rasizade di Astana pada hari Selasa.

‘Terjadi tukar pikiran akan prospek Kazakhstan untuk bergabung dengan proyek Baku-Tbilisi-Ceyhan. Akhmetov menegaskan rencana Kazakhstan untuk ikut serta,’ menurut juru bicara PM Kazakhstan.

‘Semua masalah teknis secara praktis telah terpecahkan, dan dalam waktu dekat Kazakhstan akan siap menandatangani perjanjian,’ mengutip pernyataan Akhmetov.

Selama pertemuan kedua pihak juga mendiskusikan ekspansi dan penguatan perdagangan dan ekonomi yang terkait dengan berbagai area kerjasama bilateral, termasuk dalam rekayasa migas, petrokimia dan transportasi. Selain itu, juga didiskusikan masalah perdagangan makanan dan pengembangan perjalanan udara antara kedua negara.

Pembicaraan antara State Oil Company of the Azerbaijani Republic (SOCAR) dan perusahaan Kazakhstan KazMunaiGaz untuk masalah penggabungan Kazakhstan dalam proyek dimulai bulan November 2002. Perjanjian interpemerintah Kazakhstan dan Azerbaijan untuk mengalirkan minyak Kazakhstan melalui pipa termasuk penetapan sistem Aktau-Baku untuk memasok minyak mentah Kazakhstan dalam tanker melalui Laut Kaspia dan dengan pipa.

Pada tahap awal, transportasi akan senilai 7,5 juta ton minyak Kazakhstan melalui pipa Baku-Tbilisi-Ceyhan, akan terus ditingkatkan hingga 20 juta ton.

Kazakhstan juga mempertimbangkan kemungkinan pembangunan pipa dari Aktau, pusat administratif wilayah Mangistau, melalui Laut Kaspia ke Baku.

Pipa Baku-Tbilisi-Ceyhan terbentang sepanjang 1767 km (443 km melalui Azerbaijan, 248 km melalui Georgia dan 1076 km melalui Turki) dan akan memiliki kapasitas 50 juta ton minyak/tahun. Konstruksi pipa dimulai bulan April 2003 dan pengeluaran atas konstruksinya senilai $ 3.4 milyar.

Pemilik BTC Co. antara lain BP (30.1%), State Oil Company of the Azerbaijani Republic (25%), Unocal (8.9%), Statoil (8.71%), TPAO (6.53%), ENI (5%), Itochu (3.4%), ConocoPhillips (2.5%), Inpex (2.5%), Total (5%) dan Amerada Hess (2.36%).

Sumber : www.tmcnet.com

Share This