Minyak mentah US bergejolak di atas $ 69 pada hari Senin ke nilai tertinggi sejak September

Minyak mentah US bergejolak di atas $ 69 pada hari Senin ke nilai tertinggi sejak September, ketika badai menghantam fasilitas minyak Teluk Mexico, didorong oleh ketegangan akan program penelitian nuklir Iran dan ketegangan di Nigeria.

Minyak mentah untuk kontrak baru NYMEX Maret mencapai $ 69.20 per barrel, nilai tertinggi sejak 2 September. Dan diperdagangkan pada $ 69.01 dalam perdagangan elektronik ACCESS pada 0157 GMT, dengan 3.906 kontrak berpindah tangan.

Minyak mentah NYMEX untuk Februari naik 1.52 pada $ 68.35 pada waktu akhir Jumat. Dan mencapai $ 68.80, harga tertinggi sejak 2 September.

‘Sepertinya pasar akan menguji $ 70 lagi karena kita tidak melihat peningkatan di Iran dan Nigeria,’ menurut Naohiro Niimura, wakil presiden bisnis turunan di Mizuho Corporate Bank, Tokyo.

Menambah akan ketegangan, pipa utama pemasok gas alam dari Rusia ke Georgia dan Armenia terkena dua ledakan pad hari Minggu. Pejabat mengatakan akan memakan waktu dua hari sebelum gas mulai mengalir lagi.

Minyak mentah NYMEX mencapai rekor tertinggi $ 70.85 pada akhir Agustus 2005 saat badai Katrina melumpuhkan minyak dari Teluk Mexico, pusat industri minyak US.

Dan telah melonjak lebih dari $ 8, atau 13%, dari awal tahun ini.

Di London, Jumat, minyak mentah brent Maret tetap pada $ 66.43 per barrel, memperoleh $ 1.20, atau 1,8%.

KEGIGIHAN IRAN

Iran, eksportir minyak terbesar keempat dunia, mengatakan pada hari Jumat telah memindahkan aset asingnya untuk melindunginya dari kemungkinan sanksi PBB karena kegigihannya akan nuklir dan menurutnya OPEC harus memotong outputnya.

The Financial Times melakukan wawancara dengan ketua negosiator nuklir Iran, Ali Larijani pada hari Senin, yang mengatakan negara itu akan melanjutkan pengayaan uranium berskala industri jika dilaporkan ke DK PBB.

US dan Uni Eropa menginginkan International Atomic Energy Agency melaporkan Iran ke DK PBB pada pertemuan darurat tanggal 2 Februari.

Dewan mempunyai kuasa untuk menjatuhkan sanksi diplomatik, walaupun tidak ada aksi cepat untuk menghukum Iran.

Iran juga mengatakan pada hari Jumat meminta output OPEC dipotong hingga 1 juta barrel per hari efektif mulai April, berpendapat bahwa pasar kelebihan pasokan hingga 2 juta bpd.

Di Nigeria, eksportir minyak terbesar kedelapan, lebih dari 220.000 bpd produksi minyak mentah telah ditutup pada hari Jumat karena serangan lanjutan akan produsen minyak di negara itu.

Kekacauan di Rusia mengikuti pertengkaran dengan Ukraina akan pasokan gas alam pada awal bulan ini, memicu peningkatan harga minyak internasional.

Rusia segera menutup pasokan gas ke Ukraina karena pertengakaran kontrak. Ukraina telah mengatakan Moscow menggunakan sumber energi beasrnya sebagai senjata politik.

Heating oil NYMEX untuk Februari naik 0.18 cent pada $ 1.8690 per gallon. Pada hari Jumat, 7.03 cents, atau 3.9%, pada $ 1.8672 karena spekulasi bahwa udara dingin di Eropa dan Asia akan membatasi ketersediaan impor.

Gasolin NYMEX untuk Februari naik 0.75 cent pada $ 1.8245 per gallon. Jumat, 4.10 cents lebih tingi, atau 2.3%, pada $1.8170.

Sumber : today.reuters.com