Select Page

Dalam pencarian sumber energi alternatif, pengeboran minyak di Cebu dilanjutkan seiring dengan harga minyak dunia bergerak seperti roller coaster.

Penulis asli : Minerva BC Newman

Dalam pencarian sumber energi alternatif, pengeboran minyak di Cebu dilanjutkan seiring dengan harga minyak dunia bergerak seperti ‘roller coaster’.

Eduardo Amante, ketua divisi utilisasi dan pengembangan sumber energi Dept. of Energy (DOE) melaporkan bahwa sekarang, setidaknya ada lima eksplorasi minyak yang sedang dilakukan di Visayas oleh perusahaan-perusahaan asing. Ini termasuk pengeboran di Tañon Strait, Bohol Strait, Central Cebu, Cebu Selatan dan Leyte Barat Laut.

‘Hal ini masih dalam eksplorasi dan tidak ada batas waktu kapan akan selesai. Kontraktor melanjutkan eksplorasi untuk menentukan keberadaaan cadangan gas dan kuantitas komersialnya dan viabilitasnya,’ tambah Amante.

Sejauh ini, bagaimanapun, hanya Forum Eksplorasi yang telah menemukan cadangan gas di lapangan gas Libertad di Bogo, Cebu yang viable hanya untuk operasi skala kecil. DOE undersecretary, Guillermo Balce sebelumnya mengatakan, gas alam Bogo dalam hal volume hanya yang kedua setelah lapangan gas Malampaya di Palawan. Malampaya memiliki cadangan gas hingga 3,4 trilyun kaki kubik yang sedang digunakan untuk bahan bakar power plants di Luzon, sementara lapangan gas Bogo memiliki sekitar satu trilyun kaki kubik yang mampu menjalankan sebuah power plant berkapasitas 1.75 MW, yang direncanakan Forum Eksplorasi untuk dibangun dan dioperasikan tahun ini.

Amante mengatakan lebih lanjut, di bagian selatan Cebu misalnya, pengeboran telah mencapai 6.000 kaki dan DOE masih akan melakukan beberapa tes. DOE-Manila akan segera mengumumkan viabilitas komersial cadangan minyak di area yang sedang dieksplorasi.

Meurut Amante, bila lapangan gas Bogo bisa dibangun dan dioperasikan, provinsi Bogo dan Cebu akan memperoleh keuntungan dari tenaga yang lebih murah dan lebih banyak keuntungan karena rencana sedang berjalan untuk mambangun sumur gas menjadi power plant dan listrik akan dijual ke Perusahaan Listrik Cebu.

Saat ini, DOE mendapatkan halangan karena Japan Petroleum Exploration Co. Ltd., menganalisis hasil survey di Tañon Strait dan akan melakukan studi geologi dan geofisika dan juga akan melakukan pengeboran atas tiga sumur. Gas 2 Grid di lain pihak, melakukan studi yang sama di Central Cebu; Phil-Mal Patroenergy Corp di Cebu Selatan dan Alcorn Resources di Leyte Barat Laut.

Sumber : www.pia.gov.ph

Share This