Select Page

Harga minyak mentah di New York Mercantile Exchange turun pada 31 Januari karena berita OPEC membiarkan quota produksinya tidak berubah.

Harga minyak mentah di New York Mercantile Exchange turun pada 31 Januari karena berita OPEC membiarkan quota produksinya tidak berubah.

Menteri Perminyakan Iran, Kazem Vaziri Hamaneh mengatakan pada reporter bahwa tidak ada hubungan antara minyak dan perselisihan Iran dengan Barat tentang program nuklir negara itu.

Dia meyakinkan reporter dan anggota OPEC lainnya bahwa Iran tidak bermaksud menghentikan ekspor minyaknya. Kepastian itu menenangkan para trader yang gelisah, tapi analis mencatat perhatian akan program nuklir Iran masih bisa meningkatkan harga minyak tahun ini.

Sementara itu, DK PBB pada 31 Januari memanggil IAEA untuk memberikan dokumen Iran kepada DK.

Harga Energi

Kontrak bulan Maret untuk benchmark minyak mentah US jenis sweet,light turun 43¢ menjadi $ 67.92/bbl 31 Januari di NYMEX. Kontrak bulan April jatuh 36¢ menjadi $ 68.74/bbl. Gasolin untuk pengiriman Februari turun 4.91¢ menjadi $1.73/gal di NYMEX. Heating oil untuk bulan yang sama turun 3.19¢ menjadi $ 1.80/gal. Pada pasar spot US, West Texas Intermediate di Cushing, Okla., turun 43¢ menjadi $ 67.93/bbl.

Kontrak gas alam bulan Maret turun 7.3¢ menjadi $ 9.316/MMbtu. Tapi harga gas akan segera menguat sebagai respon akan perkiraan temperatur New York turun dibawah normal pada pertengahan February, menurut analis Enerfax Daily.

Di London, kontrak bulan Maret untuk minyak mentah Brent Laut Utara turun 60¢ menjadi $ 65.99/bbl pada International Petroleum Exchange. Minyak gas (gas oil) untuk Februari turun $ 2.50 menjadi $ 560.50/ton.

Harga rata-rata basket OPEC untuk minyak mentah benchmark 11 naik 1¢ menjadi $ 60.40/bbl pada 31 Januari.

Sumber : ogj.pennnet.com

Share This