Select Page

Presiden US George W. Bush mengumumkan inisiatif energi yang bertujuan untuk menurunkan ketergantungan US akan impor minyak, pada 31 Januari.

Penulis asli : Nick Snow

Presiden US George W. Bush mengumumkan inisiatif energi yang bertujuan untuk menurunkan ketergantungan US akan impor minyak, pada 31 Januari.

Tapi dua orang pemimpin energi republik kongres segera menunjukkan bahwa perlunya kontribusi potensial dari cadangan minyak substansial (substantial oil shale deposit) negara itu.

Inisiatif tersebut adalah meliputi peningkatan 22% dalam penelitian energi bersih di Department of Energy yang bertujun untuk meningkatkan produksi listrik dan mengubah ‘cara kita memberi tenaga pada automobil,’ menurut presiden.

‘Menjaga Amerika agar tetap kompetitif memerlukan energi yang terjangkau. Dan disini kita memiliki masalah. Amerika kecanduan minyak, yang sering diimpor dari area yang tidak stabil di dunia,’ menurut Bush. ‘Cara terbaik untuk melepaskan kecanduan ini adalah melalui teknologi. Sejak 2001, kita telah menghabiskan hampir $ 10 milyar untuk membuat sumber energi alternatif yang lebih bersih, lebih murah, dan lebih terandalkan. Dan kita sedang dalam ambang kemajuan yang luar biasa.’

Untuk transportasi, menurut Bush, pemerintah federal akan mempercepat penelitian dalam meningkatkan baterai untuk kendaraan listrik dan hibrid dan produksi etanol dari rumput (switch grass) dan serpihan kayu atau batang begitu juga jagung.

‘Tujuan kita adalah membuat etanol jenis baru ini kompetitif dan praktis dalam waktu 6 tahun,’ kata presiden. ‘Terobosan dalam teknologi ini dan teknologi lainnya akan membantu kita memperoleh tujuan baik lain—untuk mengganti lebih dari 75% impor minyak dari Timur Tengah pada 2025.’

Melalui ‘bakat dan teknologi,’ katanya, US bisa ‘bergerak diluar ekonomi berbasis minyak dan membuat ketergantungan kita terhadap minyak Timur Tengah sejarah masa lalu.’

Reaksi Awal

Diantara reaksi awal, Ketua Komite Sumber Daya Alam dan Energi Senat, Pete V. Domenici (R-N.M.) menyambut janji Bush untuk mempercepat penelitian bahan bakar transportasi alternatif tapi menambahkan bahwa oil shale juga bisa memainkan bagian yang signifikan.

‘Ini merupakan permulaan yang tajam dari pidato yang lalu,’ kata Domenici. ‘Para tradisionalis akan kecewa karena migas bukan merupakan hal utama dari pidato energi, tapi presiden memang benar untuk memetakan strategi luas dalam energi alternatif.’

Dia menegaskan bahwa US akan mengganti minyak asing segera tapi dikatakan bahwa Bush menggerakkan negara ke arah yang benar.

‘Tapi, untuk mencapai tujuannya dalam menurunkan ketergantungan kita akan minyak Timur Tengah hingga 75% dalam 20 tahun, saya kira kita harus memfokuskan kecerdikan kita dalam mengekstraksi minyak dari sumber kita sendiri yang berlimpah, seperti oil shale,’ kata Domenici. ‘Dorongan ke penelitian oil shale bida melengkapi penelitian bahan bakar alternatif dan membuat tujuan presiden jadi kenyataan.’

Tapi rangking anggota minoritas dari Senate Environment and Public Works Committee kurang mengesankan. ‘Presiden Bush sekali lagi mengatakan semua yang baik tentang energi dan lingkungan, tapi rekor 5-tahunnya menggambarkan hal yang sangat berbeda,’ menurut Sen. James M. Jeffords(I-Vt.). ‘Dia bicara lagi malam ini tentang mengurangi ketergantungan bangsa kita akan minyak asing, tapi kebijakannya hanya melakukan hal kecil untuk meraih tujuan itu. Bangsa kita sekarang lebih tergantung lagi akan minyak asing daripada sebelumnya.’

Kompetisi yang Tumbuh

Dalam House, Ketua Resources Committee, Richard W. Pombo (R-Calif.) mengatakan rencana Bush adalah impian kosong dan datang saat negara-negara di seluruh dunia tumbuh lebih kompetitif secara ekonomi.

‘Negara-negara ini, seperti China dan India, tahu bahwa energi merupakan sumber hidup dari ekonomi yang kuat. Dan karena peningkatan permintaan global akan energi, negara kita tetap ada pada kiris energi yang melukai keluarga dan bisnis Amerika,’ katanya.

US tidak akan selamanya kompetitif secara ekonomi jika bisnis pergi karena harga energi terlalu tinggi, Pombo memperingatkan.

‘Kita harus memecahkan masalah ini dengan kombinasi sumber energi baru dan beragam, meningkatkan produksi energi Amerika dan lebih banyak konservasi energi,’ katanya.

Tambahan akan peningkatan penelitian batu bara bersih dan energi alternatif, lebih banyak produksi etanol, dan konservasi yang dipercepat, kata Pombo, Congress harus ‘menggunakan peraturan lingkungan dunia yang paling keras’ untuk membuka sumber energi di Arctic National Wildlife Refuge.

US juga perlu memproduksi lebih banyak energi konvensionalnya seperti minyak dan gas dan mengambil minyak dari shale deposit, katanya.

‘Akan tidak bertanggung jawab jika berpura-pira tidak membutuhkan bahan bakar fosil tradisional di masa datang dalam masa transisi ke sumber alternatif,’ kata Pombo.

Sumber : ogj.pennnet.com

Share This