Select Page

BP dan Edison International mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka berencana bekerja sama dalam pembangunan power plant berbahan bakar hidrogen senilai $ 1 milyar di California selatan.

BP dan Edison International mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka berencana bekerja sama dalam pembangunan power plant berbahan bakar hidrogen senilai $ 1 milyar di California selatan.

Plant ini, dekat pengilangan BP di Carson, 20 mil (32 km) selatan Los Angeles, dan akan online tahun 2011 dan membangkitkan 500 MW listrik, yang cukup untuk memasok 325.000 rumah.

Gubernur Arnold Schwarzenegger mengatakan plant ini merupakan plant pertama di Amerika yang menggunakan proses baru yang menggunakan proses kimia untuk memproduksi clean-burning hydrogen dari kokas minyak (petroleum coke), residu dari pengilangan minyak mentah.

Hidrogen dibakar untuk menjalankan power plant. Sementara, CO2 yang diproduksi dalam proses ekstraksi hidrogen dari kokas ditangkap dan disimpan.

Daripada dilepas ke udara, sekitar 90% dari gas akan ditangkap dan diinjeksikan ke dalam reservoir alami yang terdapat ribuan kaki dibawah tanah, dimana akan menstimulasi produksi minyak tambahan, menurut BP.

‘Kami yakin ada jalan untuk solusi teknis dalam memerangi gas rumah kaca secara komersial dan feasible,’ menurut Kepala Edison Mission Group Chairman, Ted Craver pada konferensi pers. ‘Itulah yang kami coba buktikan.’

BP berencana untuk mengeluarkan $ 8 milyar dalam 10 tahun mendatang dalam membangun plant energi tanpa karbon dan karbon rendah (low and zero carbon energy plants), termasuk fasilitas yang meggunakan energi matahari dan angin, menurut Steve Westwell, presiden dan chief executive BP Alternative Energy.

‘Masih banyak teknologi yang bisa dipelajari sehingga kita dapat meningkatkan biaya jika kita telah membangun 5 hingga 15 plant ini,’ katanya. ‘Dalam waktu tertentu, biaya listrik akan turun.’

Plant Carson akan memerlukan insentif dana pemerintah agar viable secara ekonomi, dan keputusan investasi final dalam proyek yang diharapkan selesai tahun 2008 ini. Proyek ini sebagian akan tergantung pada penerimaan insentif untuk teknologi lanjutan sebagaimana tertera dalam Energy Policy Act tahun lalu, menurut perusahaan.

Mereka telah memulai pembicaraan dengan regulator wilayah dan federal dan mencari pilihan penjualan untuk listrik yang dibangkitkan oleh plant tersebut.

Sumber : www.planetark.com

Share This