Select Page

Reliance Industries Ltd., Mumbai, dan Niko Resources Ltd., Calgary, menggandakan ukuran fasilitasnya yang direncanakan untuk memproduksi gas dari lapangan Dhirubhai di blok offshore D6 di basin Krishna-Godavari.

Reliance Industries Ltd., Mumbai, dan Niko Resources Ltd., Calgary, menggandakan ukuran fasilitasnya yang direncanakan untuk memproduksi gas dari lapangan Dhirubhai di blok offshore D6 di basin Krishna-Godavari.

Fasilitas yang diberhentikan akan mampu mengakomodasikan 2,8 bcfd gas dan akan ditingkatkan menjadi 4.2 bcfd, menurut Niko Resources. Aksi ini ‘mengindikasikan tampilan baru cadangan dan produksi potensial lapangan gas,’ menurut Niko tanpa memberikan gambaran.

Desain awal adalah untuk 1,4 bcfd. Tidak ada indikasi yang jelas yang muncul kapan produksi gas D6 akan digunakan.

Sumber industri menempatkan cadangan bruto di blok KG-DWN-98/3 (D6) sebanyak 12 tcf.

Gas berada di kedalaman 400-2.700 m dan terletak di 40-60 km tenggara Kakinada. Reliance dan Niko telah menemukan gas di formasi Pliocene, Pleistocene, dan Miocene dan mulai membicarakan penemuan di Cretaceous lebih dalam.

MA-1 merupakan sumur eksplorasi pertama di blok tersebut dengan target utama di Cretaceous, yang mempuyai potensi minyak dan gas. Niko mengatakan Reliance telah mengindikasikan bahwa MA-1 menemukan hidrokarbon di Cretaceous.

Reliance dan Niko telah setuju mempekerjakan consulting engineer untuk memperkirakan hidrokarbon di Cretaceous berdasarkan hasil pengeboran dan pengujian dan mengintegrasikan hasil ini dengan data seismik 2D dan 3D yang dimiliki blok tersebut.

MA-1 adalah sumur eksplorasi ke 16 yang berhasil secara berurutan.

Rig untuk mengevaluasi bagian laut dalam D6 sedang dalam kontrak dan diharapkan tiba bulan September dan November 2006. Survey seismik 3D seluas 2.550 km2 direncanakan bulan Januari-Maret 2006 di selatan survey seismik 3D yang dilakukan tahun 2004.

Reliance dan Niko berencana mulai memperoleh data seismik 2D seluas 2.100 km2 pada 31 Maret 2006, di blok laut dangkal MN-DWN-2003/1 (D4) di basin Mahanadi. Pembagian untuk proyek ini adalah 85% untuk Reliance dan Niko 15%.

Analis keamanan Kanada mengatakan Gaffney Cline telah memperkirakan 18 tcf gas di D4, tapi tidak ada cadangan yang bisa dicatat karena kurangnya rencana pembangunan.

Di basin Cauvery, Niko berencana memperoleh data seismik 3D seluas 550 km2 pada area yang dimiliki 100%, 236,000-acre, blok oil-prone land mulai April 2006. Pengeboran dimulai akhir tahun ini.

Niko, sementara itu, berencana memulai produksi minyak 31 Maret 2006, dari platform offshore Hazira. Rata-rata produksi gas Hazira adalah 49 MMcfd net untuk Niko, dan output Surat dengan rata-rata 10 MMcfd dalam triwulan yang berakhir pada 31 Desember 2005.

Sumber : ogj.pennnet.com

Share This