Dalam perjanjian baru Turkmenistan akan memasok 3,2 milyar kaki3 gas perhari ke Pakistan untuk 30 tahun.

Penulis asli : B. Muralidhar Reddy

Dalam perjanjian baru Turkmenistan akan memasok 3,2 milyar kaki3 gas perhari ke Pakistan untuk 30 tahun.

Sebuah Memorandum of Understanding (MoU) perjanjian ditandatangani Rabu sebagai kesimpulan atas pertemuan selama dua hari antara menteri Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan (TAP) yang dilaksanakan di Ashgabat 14-15 Februari.

Sebuah pernyataan resmi Kamis kemarin menyatakan bahwa Menteri Migas Turkmenistan, Mr. Gurbanmurat Atayev, Menteri Federal Permiyakan dan Sumber Daya Alam, Mr. Amanullah Khan Jadoon, dan Menteri Pertambangan dan Industri Afghanistan, Mir Mohammad Siddique mewakili delegasi negaranya dalam pembicaraan.

Mr. Dinsha J. Patel, Menteri Negara Perminyakan dan Gas Alam, pemerintah India, menghadiri pertemuan sebagai pengamat sementara Mr. Dan Millison, Spesialis Energi mewakili Asian Development Bank. Pertemuan dua hari khusus untuk masalah ketersediaan gas, keamanan, rute, struktur pipa, harga gas dan aspek keuangan proyek. Pernyataan dari pihak India mengekspresikan keinginan untuk bergabung dengan TAP.

Katanya pertemuan mengekspresikan kepuasan atas langkah perkembangan proyek Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan (TAP) dan setuju untuk mengadopsi strategi untuk mengimplementasikan proyek secepat mungkin untuk kepentingan negara anggota dan juga wilayahnya. Pertemuan unu menentukan laporan yang dipresentasikan oleh Asian Development Bank.

Disetujui untuk mengadakan pertemuan teknis yang diikuti oleh pertemuan tingkat menteri TAP di Islamabad pada bulan April untuk menandatangani perjanjian harga gas.

Menteri Federal Perminyakan & Sumber Daya Alam, Mr. Amanullah Khan Jadoon mengatakan bahwa proyek ini bukan hanya membuka jalan kerja sama dalam sektor migas antara anggota tapi juga membantu mendekatkan penduduk antara negara di wilayah itu.

Sumber : www.hindu.com