Akhir Selasa, Alaska dan perusahaan-perusahaan minyak besar BP, ConocoPhillips dan Exxon Mobil Corp. menetapkan persetujuan untuk membangun pipa sepanjang 2.140-mil yang terbentang dari Prudhoe Bay melalui Kanada untuk dihubungkan ke pipa yang mengalirkan gas alam di pasar California dan Chicago.

Penulis asli : LYNN J. COOK

Tiga puluh tahun yang lalu Alaska Natural Gas Transmission System diusulkan sebagai jalan untuk membawa bahan bakar yang lebih bersih (cleaner-burning fuel) dari deposit ber es di Arktik untuk 48 negara bagian.

Akronim untuk rencana tersebut — ANGTS — asing tapi yang benar diucapkan angst, yang tepatnya merupakan negara bagian di Alaska, perusahaan energi, para ahli lingkungan dan bahkan kelompok Native American telah diperas oleh ilmu pengetahuan.

Akhir Selasa, Alaska dan perusahaan-perusahaan minyak besar BP, ConocoPhillips dan Exxon Mobil Corp. menetapkan persetujuan untuk membangun pipa sepanjang 2.140-mil yang terbentang dari Prudhoe Bay melalui Kanada untuk dihubungkan ke pipa yang mengalirkan gas alam di pasar California dan Chicago. Pemerintah Alaska, Frank Murkow-ski mengumumkan negara bagian ini telah mencapai persetujuan dengan perusahaan minyak pada proyek pipa, setelah kompromi mengenai pajak yang akan dikenakan pada produsen.

Murkowski telah mengusulkan 25% pajak on profit, tapi diterima lebih rendah 20% laju pajak setelah panggilan dari perusahaan pada 15 Februari, menurut berita Bloomberg.

Jumlah pajak yang signifikan juga dikenakan pada produsen jika mereka menginvestasikan kembali keuntungannya di Alaska.

Perjanjian ini merupakan langkah pertama dalam mengkonstruksi pipa nerkapasitas besar ini yang akan membawa gas alam North Slope ke 48 negara bagian. Sekarang badan pembuat undang-undang Alaska (Legislature) harus melakukan voting akan masalah ini, lalu pembuat undang-undang Kanada harus to get on board.

Tahun 1977 ketika pipa trans-Alaska mulai mengapalkan minyak mentah dari Alaska, tapi selama beberapa dekade perusahaan energi yang beroperasi disana telah mereinjeksi gas alam yang keluar dari tanah.

Walaupun gas alam menjadi bahan bakar penting untuk membangkitkan listrik dan menghangatkan pemukiman, tidak ada pipa besar yang membawanya ke pasar.

Akhir 1990-an, gas alam diperdagangkan sekitar $ 2 per juta British thermal units, tapi permintaan untuk bahan bakar telah meningkat secara dramatis.

Gas diperdagangkan sekitar $ 7 tapi sekarang naik hingga $ 15.

Karena persetujuan legislatif tertunda, penyelesaian pipa akan memakan waktu satu dekade, menurut juru bicara BP Toby Odone di London. Akan memakan waktu lebih lama lagi jika pembuat undang-undang merubah proposal yang ada.

Menurut Laporan Rutin Federal Energy ke Kongres U.S., pipa yang diusulkan ini akan mengikuti jalan tol Alaska-Kanada, yang dibangun selama Perang Dunia II.

Pipa akan dikubur sepanjang jalan dan akan memiliki kapasitas untuk mengapalkan 4,5 milyar kaki3 gas per hari — atau 7% dari konsumsi U.S.

Estimasi tahun 2001 untuk pipa adalah senilai $ 20 milyar, tapi masih lebih mahal daripada dulu.

Juru bicara BP Daren Beaudo mengatakan pada Associated Press bahwa biaya akan sekitar $ 25 milyar hingga $ 30 milyar karena peningkatan bahan baku.

Persetujuan masih bergantung pada reformasi pajak produksi minyak Alaska, yang akan dipertimbangkan state legislator musim semi ini.

Chuck Logsdon, seorang penasehat pada proyek pipa, mengatakan sistem Alaska saat ini adalah 7% pajak dari pendapatan minyak. Murkowski menanyakan state legislator untuk merubahnya menjadi 20% pajak dari keuntungan minyak setelah perusahaan menutup biaya operasi mereka.

Legislature Alaska menyelenggarakan hearing pertamanya tentang proposal gubernur gari Rabu.

Dalam pernyataan, ConocoPhillips menyebut proposal Murkow- ski ‘peningkatan pajak yang signifikan terhadap industri migas Alaska.’

Exxon Mobil mengatakan, ‘Persyaratan kontraktor minyak konsisten dengan tagihan pajak yang diusulkan gubernur akan menyediakan prediktabilitas dan durabilitas yang penting bagi peningkatan proyek gas ke fase selanjutnya.’

Sekretaris Energi U.S. Samuel Bodman mengatakan telah terdorong oleh perjanjian ini.

‘Ini adalah langkah penting dalam membawa sejumlah substansi gas alam Alaska ke konsumen,’ katanya dalam pernyataan.

‘Ini sangat kritis untuk keamanan negara kita.’

Sumber : www.chron.com