Select Page

Turkmenistan telah setuju untuk memasok 3,2 bcfd gas alam ke Pakistan selama 30 tahun melalui pipa senilai $ 3,3 milyar Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan (TAP).

Turkmenistan telah setuju untuk memasok 3,2 bcfd gas alam ke Pakistan selama 30 tahun melalui pipa senilai $ 3,3 milyar Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan (TAP).

Menteri Perminyakan dan Gas Turkmenistan, Gurbanmurat Atayev, Menteri Perminyakan dan Dumber Daya Alam Pakistan, Amanullah Khan Jadoon, dan Menteri Pertambangan dan Industri Afghanistan, Mir Mohammad Siddique menandatangani MoU pasokan gas pada 15 Februari mengikuti pertemuan steering committee selama 2 hari di Ashgabat, Turkmenistan. Asian Development Bank mempresentasikan laporan kelayakan.

India, yang hadir sebagai pengamat dan sebelumnya telah diundang untuk bergabung dengan proyek, mengekspresikan keinginannya untuk berpartisipasi dalam TAP.

Para menteri tersebut setuju untuk mengimplementasikan proyek sedini mungkin dan berencana untuk bertemu lagi pada bulan April melanjutkan pertemuan para ahli teknis.

Kekurangan Pakistan

Pakistan akan menghadapi penurunan gas dalam 4 tahun dan berusaha mengimpor LNG dan gas pipa dari Turkmenistan, Iran, dan Qatar untuk memenuhi permintaan energi terkait dengan pertumbuhan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pakistan Oktober lalu mempekerjakan penasehat untuk menilai impor LNG.

‘Kami bergerak cepat dalam hal ini,’ kata Jadoon. Katanya negara-negara ini belum dipersiapkan untuk menjaga fase diskusi lebih lam dalam proyek ini.

Mengikuti pertemuan TAP, Jadoon dan pejabat Pakistan lainnya mengunjungi India untuk mendiskusikan pipa gas Iran-Pakistan-India.

Sumber : ogj.pennnet.com

Share This