Select Page

Pemerintah Trinidad dan Tobago telah mengatakan bahwa perusahaan migas ingin menjadi bagian dari ekspansi LNG masa depan dan harus berjanji akan mengaloksikan sebagian gasnya untuk penggunaan domestik.

Penulis asli : Curtis Williams

Pemerintah Trinidad dan Tobago telah mengatakan bahwa perusahaan migas ingin menjadi bagian dari ekspansi LNG masa depan dan harus berjanji akan mengaloksikan sebagian gasnya untuk penggunaan domestik.

PM Patrick Manning mengeset kondisi selama upacara penyelesaian Atlantic LNG Co. Train 4 Trinidad dan Tobago.

‘Train kelima akan datang, dan kami akan mengadakan kebijakan bila Anda ingin memiliki akses untuk mengekspor gas, Anda harus berjanji sebagian dari cadangan akan digunakan untuk penggunaan gas domestik—kebijakan itu sedang berjalan,’ menurut Manning. Jika train kelima datang, dia menambahkan, ‘kami akan menghentikan sementara, dan kami akan melihat kemungkinan lain.’

Telah ada perhatian yang meingkat di kepulauan Karibia tentang ketersediaan gas untuk konsumsi domestik, termasuk untuk proyek metanol, amonia, urea, dan aluminum uang telah disetujui oleh pemeritah Trinidad dan Tobago.

Produsen gas telah dituduh lebih tertarik mengekspor LNG nya daripada menjual gas secara lokal karena perbedaan yang besar dalam pendapatan perusahaan.

Trinidad dan Tobago terhitung hampir 80% LNG nya diimpor oleh US.

Train 4 telah dirancang untuk kapasitas 5,2 juta ton/tahun LNG untuk ekspor dan sebanyak 12.000 b/d NGL. Ini merupakan salah satu train LNG terbesar dunia yang beroperasi. Proyek Train 4 juga memberikan tambahan 700 m jetty dan tangki penyimpanan sebesar 160.000 m3.

Train 4 menggunakan nominal 804 MMscfd gas yang dipasok oleh BP Trinidad dan Tobago dan rekan BG/North Coast Marine Area. Pasokan gas BG berasal dari cadangan di pantai timur dan utara dan pasokan BP dari pantai tenggara.

Sumber : ogj.pennnet.com

Share This