National Iranian Oil Co. (NIO.YY) berharap menyelesaikan perjanjian dengan perusahaan minyak besar Total SA (TOT), Royal Dutch Shell PLC (RDSB.LN) dan Repsol YPF SA (REP) menuju akhir Maret untuk membangun fase 11 dan 13 lapangan gas raksasa South Pars.

National Iranian Oil Co. (NIO.YY) berharap menyelesaikan perjanjian dengan perusahaan minyak besar Total SA (TOT), Royal Dutch Shell PLC (RDSB.LN) dan Repsol YPF SA (REP) menuju akhir Maret untuk membangun fase 11 dan 13 lapangan gas raksasa South Pars, menurut managing director Pars Oil and Gas Co. pada hari Senin.

‘Kontrak ini sedang dipersiapkan di NIOC dan jawabannya diharapkanj akan diketahui akhir tahun,’ agensi berita semi-resmi Fars news mengutip perkataan Akbar Torkan. Torkan mereferensikan ke tahun Iran, yang berakhir 20 Maret.

Pada akhir minggu, surat kabar Iran mengutip Torkan yang mengatakan South Pars Oil and Gas Co. akan menandatangani kontrak atas dua fase dalam minggu ini.

Torkan menolak untuk mengomentari ketidaksesuaian kedua pernyataan itu ketikdihubungi oleh Dow Jones Newswires.

Pada tahun, NIOC menandatangani kerangka perjanjian dengan Total untuk pembangunan upstream fase 11 untuk membangun liquefied natural gas di proyek LNG Pars. Dua train LNG akan memproduksi 10 juta metric ton pertahunnya dan investasi akan senilai antara $ 1,2 milyar hingga $ 1,4 milyar.

NIOC juga menandatangani kerangkja perjanjian yang sama pada tahun 2004 dengan Royal Dutch Shell dan Repsol untuk membentuk perusahaan produksi LNG Persia, dihubungkan dengan pembangunan fase 13 South Pars dan bernilai $ 1,5 milyar.

Kedua perjanjian baru ini, sama dengan proyek LNG NIOC dan LNG Iran, akan membantu Iran untuk mencapai kapasitas produksi tahunannya sebanyak 30 juta ton.

Pada 27 trilyun m3, Iraq memiliki cadangan gas alam terbesar kedua dunia setelah Rusia. Tapi Iran lambat dalam membangun sumber dayanya dengan pandangan untuk mengekspor.

Hampir setengah cadangan gas alam Iran terletak di lapangan gas South Pars yang bersama-sama dengan Qatar, yang telah mengekspor sejumlah besar LNG dari reservoir bersama.

Iran bertujuan untuk mengekspor LNG dari fase 11 dan 13 pada 2009 dengan China dan India sebagai tujuan awal.

Sumber : www.marketwatch.com