The Chevron Corp.- pemimpin proyek LNG Gorgon-Jansz di Australia Barat memperoleh data CO2 sumur di Pulau Barrow dalam pengumpulan informasi ilmiah tambahan untuk melanjutkan injeksi CO2 yang diproduksi dengan metana dari reservoir Gorgon.

Penulis asli : Rick Wilkinson

The Chevron Corp.- pemimpin proyek LNG Gorgon-Jansz di Australia Barat memperoleh data CO2 sumur di Pulau Barrow dalam pengumpulan informasi ilmiah tambahan untuk melanjutkan injeksi CO2 yang diproduksi dengan metana dari reservoir Gorgon.

Gorgon memiliki kandungan 12% CO2. Bagian dari rencana pembangunan adalah melucuti (strip) CO2 dari aliran gas pada fasilitas treatment dan liquefaksi yang direncanakan untuk Barrow dan untuk menginjeksikannya kembali kedalam formasi dalam dibawah pulau.

Rencana ini hanya diterapkan pada Gorgon. Lapangan paling dekat, Jansz, memiliki kandungan CO2 minimal dan akan dibangun melalui sebuah paralel, tapi secara penuh memisahkan pipa offshore-onshore dan train LNG.

Proyek sumur data adalah salah satu studi teknis yang telah dilakukan sejak 1998 kedalam proposal untuk geosequestrasi CO2.

Colin Beckett, general manager proyek Gorgon, mengatakan bahwa sumur tunggal ini dan studi terkait akan memakan biaya sekitar $ 25 juta (Aus.).

Diharapkan memakan waktu 2 bulan dan sebanyak 100 orang mengebor sumur berkedalaman 2.500 m dan melakukan uji engineering dan ilmiah yang diperlukan.

Uji ini akan meliputi program evaluasi formasi jalur kabel ekstensif pada bagian dasar 400-500 m. Bagian ini juga dianalisa.

Air garam juga akan dipompa untuk mensimulasikan perilaku cairan CO2 kedalam bagian target formasi Dupuy.

Pada akhirnya, rencana geosequestrasi akan mengurangi emisi lebih dari 120 juta ton CO2 selama umur proyek.

Keputusan akhir tentang apakah akan melanjutkan pembangunan Gorgon-Jansz diharapkan pada akhir tahun.

Sumber : ogj.pennnet.com