Select Page

Minyak mentah jatuh pada Rabu setelah data pemerintah U.S. menunjukkan peningkatan yang besar dalam pasokan minggu lalu.

Minyak mentah jatuh pada Rabu setelah data pemerintah U.S. menunjukkan peningkatan yang besar dalam pasokan minggu lalu.

Minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman April turun 93 cents dan steady pada $ 62.17 US per barrel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan di ICE Futures exchange di London, minyak mentah Brent turun $ 1,03 dan tetap pada nilai $62.94.

Minyak lebih tinggi di sebagian besar Eropa karena adanya gangguan pasokan di Nigeria yang telah memaksa pembeli untuk mencari pasokan alternatif, kata broker minyak, Andrew Lebow dari Man Financial, New York. Memang benar, pemintaan global yang kuat, perlindungan pasokan yang ketat, dan tekanan geopolitis terus mendorong harga, yang secara kasar 13% lebih tinggi dari setahun lalu.

Dalam laporan pasokan mingguan, Departemen Energi mengatakan invenstori minyak mentah naik 4,8 juta barrels minggu lalu menjadi 339,9 juta barrels, atau 10% diatas level setahun lalu.

Tapi, pasokan produk kilang turun. Investori gasolin jatuh 900.000 barrel menjadi 223,9 juta barrel, atau kurang dari 1% diatas level setahun lalu. Stok bahan bakar distilat, yang meliputi minyak diesel dan heating oil, menyusut 3,9 juta barrels menjadi 127,5 juta barrel, atau 13% lebih tinggi daripada setahun lalu.

Pengilang berada di tengah musim turnaround ketika mereka menutup pabriknya untuk melaksanakan perawatan sebelum musim panas, yag biasanya merupakan periode paling sibuk untuk produksi gasolin. Dan sering menyebabkan ketatnya pasokan dan naiknya harga.

Nymex gasolin jatuh 3,69 cents dan ditutup pada $ 1.8291 per gallon. Pada Selasa, gasolin naik 12.27 cents setelah Amerada Hess Corp. mengatakan dalam akhir minggu akan menutup unit produksi gasolin pada pengilangan besar di St. Croix. Perusahaan mengatakan perbaikan unit, yang mengilang secara kasar 150.000 barrel minyak mentah per hari, bisa memakan waktu dua minggu.

Nymex heating oil jatuh 3.95 cents dan berakhir pada $ 1.7817 per gallon, sementara gas alam jatuh 2.4 cents dan tetap pada $ 7.143 per 1.000 kaki3.

Pada Selasa, International Energy Agency, pengawas untuk konsumen energi dunia, mengurangi permintaan minyak 2006 yang diperkirakan 290.000 barrels per hari. IEA melengkapi pengurangan permintaan bahan bakar dan memperlambat konsumsi di Asia Tenggara.

Sumber : www.940news.com

Share This