Select Page

Mesin raksasa akan segera memulai pengeboran eksplorasi untuk uranium di area Chitrial di distrik Nalgonda, Andhra Pradesh.

Mesin raksasa akan segera memulai pengeboran eksplorasi untuk uranium di area Chitrial di distrik Nalgonda, Andhra Pradesh.

Kebisingan dari rig pengeboran akan mengubur suara-suara yang telah bertahun-tahun menentang penambangan uranium di distrik karena khawatir akan meracuni reservoir terdekatya, Nagarjunasagar, sumber air minum yang besar.

Atomic Minerals Division (AMD), sebuah unit Department of Atomic Energy (DAE), yang berlokasi di Hyderabad, telah mengundang tender untuk pengeboran eksplorasi yang diperkirakan menelan biaya Rs 25 juta.

Tender akan dibuka 29 Maret dan pengerjaannya bisa dimulai dari April dan akan selesai dalam 8 bulan, menurut pejabat AMD.

Area pengeboran baru, yang terletak sekitar 130 km tenggara Hyderabad, merupakan jantung dari Perlindungan Margasatwa Rajiv Gandhi.

Chitrial, merupakan tempat yang penting (di distrik Nalgonda) dimana radioaktivitas tersebar ke seluruh area 50 km2, menurut AMD yang mengatakan area ‘diharapkan menambah secara signifikan sumber uranium di negara ini.’

Perjanjian Indo-US telah melapangkan jalan untuk impor uranium, tapi DAE telah secara berhati-hati meningkatkan eksplorasi uranium di seluruh penjuru negeri ini.

Untuk mempercepat pencarian uranium, AMD telah memperkenalkan kontrak pengeboran dan juga rencana untuk meng-outsource-kan eksplorasi geofisika, kata Sinha.

Disamping area Chitrial di Andhra Pradesh, AMD berencana untuk melakukan pengeboran eksplorasi di beberapa tempat yang menjanjikan.

Hal ini meliputi Deshnur di distrik Belgaum, Karnataka di Prodattur, Cuddapah, Baskati di Mahakoshal-Vindhyan, patahan Silekjhodi di Indravati, Chirwa di Aravalli-Delhi, dan zona patahan Sakra di basin Bijawar-Vindhyan.

Basin Bhima di area Karnataka dan Khandela, lempeng lipatan Delhi Utara merupakan sumber potensial uranium, menurut AMD.

Deposit Rohil di Rajasthan dan Raghunathpura, Haryana juga disebut-sebut ‘menjanjikan’.

AMD mengatakan pengeboran ‘reconnaitory’ akan dilanjutkan di Maira dan area yang berdampingan di distrik Kangra dan Una, Himachal Pradesh, dan akan dimulai di Sayamba dan Taladih di basin Koira di distrik Sundergarh, Orissa.

Sinha mengatakan ‘Saya yakin India akan muncul sebagai negara surplus uranium dalam satu dekade dan menjadi pemimpin dunia dalam bidang ini.

Sumber : www.hindustantimes.com

Share This