Select Page

Kelompok militan utama Nigeria mengatakan, Senin, tidak berada dibalik penyerangan atas pipa yang dioperasikan oleh Nigerian Agip Oil Company, tapi memperingatkan penyerangannya akan segera dilakukan.

Kelompok militan utama Nigeria mengatakan, Senin, tidak berada dibalik penyerangan atas pipa yang dioperasikan oleh Nigerian Agip Oil Company, tapi memperingatkan penyerangannya akan segera dilakukan.

‘Kerika terjadi, Anda akan memperoleh pemberitahuan,’ kata Movement for the Emancipation of the Niger Delta (MEND) dalam sebuah e-mail untuk PANA, Senin.

MEND menjelaskan bahwa ‘aksi pemberitahuan kepada media sebelum melakukan serangan akan membuktikan ketidakkompetenan militer Nigeria’.

Kelompok militan telah berjanji untuk melancarkan serangkaian serangan atas platform minyak di Niger Delta untuk menurunkan 2,5 juta barrel produksi harian Nigeria sebanyak 30% akhir Maret.

Penyerang tak dikenal meledakkan pipa Tebidaba-Brass di bagian selatan wilayah produksi minyak Niger Delta, memaksa AGIP menutup produksi di area itu.

Penyerangan ini meningkatkan penutupan produksi minyak di produsen minyak terbesar di Afrika ini lebih dari 600.000 barrels per hari atau sekitar 25% produksi harian negara ini.

Produsen minyak terbesar di negara ini, Shell, telah menutup lebih dari 445.000 bpd karena serangan atas fasilitasnya oleh MEND.

MEND terus menyandera 3 pekerja minyak asing, dari 9 yang diculiknya di wilayah itu pada 18 Februari, dalam menekan untuk meminta pembebasan 2 pemimpin regional dan juga pembayaran US$ 1,5 milyar oleh Shell atas polusi udara.

Awal bulan ini telah dibebaskan 6 sandera tapi berjanji tidak akan membebaskan yang lainnya sampai permintaannya dipenuhi.

Sumber : www.angolapress-angop.ao

Share This