Harga minyak menunggu hampir 7 minggu di level tinggi, Senin, berhenti sejenak setelah perhatian baru akan produksi Nigeria membantu mendongkrak harga melebihi $ 64 per barrel dan keluar dari rentang perdagangan sempit dalam sebulan.

Harga minyak menunggu hampir 7 minggu di level tinggi, Senin, berhenti sejenak setelah perhatian baru akan produksi Nigeria membantu mendongkrak harga melebihi $ 64 per barrel dan keluar dari rentang perdagangan sempit dalam sebulan.

Miyak mentah US untuk pengiriman Mei naik 2 cents pada $ 64.28 per barrel dalam menit-menit pertama perdagangan elektronik ACCESS, masih dekat puncak Jumat $ 64.75, tertinggi sejak 7 Februari.

Harga naik 35 cents, Jumat, karena dealer resah akan potensi pasokan Nigeria, dimana Eni, Italy, bersama produsen lain menutup output dan mendeklarasikan force majeure sebagai akibat serangan militan.

Sebuah ledakan pipa telah menutup 75.000 bpd ekspor Brass River Eni sebanyak 200.000 bpd, tapi Kamis perusahaan mengatakan bahwa ini bisa diperbaiki dalam seminggu, jika semua berjalan lancar.

Pada akhir minggu militan Nigeria mengatakan telah membunuh 3 tentara di wilayah terpencil dekat plant gas alam besar dan mengancam akan melakukan lebih banyak serangan.

Harga minyak naik sekitar $ 1.50 atau 2.4% dalam perdagangan volatile minggu lalu, dipicu oleh kadaluwarsa kontrak April dan kejutan di tengah minggu dalam inventori minyak mentah US.

Keadaan itu membantu menerobos rentang $ 60-$ 64 yang telah memerangkap harga sejak pertengahan Februari, dan bisa memacu pembelian teknis tambahan, kata dealer.

Sementara itu OPEC melanjutkan pemompaan hampir full throttle, walaupun beberapa anggotanya khawatir akan bertambahnya inventori US, yang berkurang minggu lalu tapi tetap dekat level tertingginya dalam 7 tahun dalam menghadapi musim semi.

‘Saya memiliki kekhawatiran akan pembangunan stok, triwulan kedua dan ketiga, dan permintaan dan penawaran, tapi kami harus menunggu dan melihat, ‘ menteri energi Qatar, Abdullah al-Attiyah kepada Reuters.

Di China, pemerintah meningkatkan harga bahan bakar retail 3-5% pada akhir minggu, kenaikan pertama dalam 8 bulan tapi terlalu sederhana untuk meluncurkan perolehan dalam pertumbuhan permintaan minyak dari konsumen terbesar kedua dunia, kata analis.

Sumber : today.reuters.com