China akan memberikan hukuman yang berat, termasuk hukuman mati, untuk pencuri bahan bakar dari pipa minyak untuk masa mendatang.

Penulis asli : Zhu Zhe

China akan memberikan hukuman yang berat, termasuk hukuman mati, untuk pencuri bahan bakar dari pipa minyak untuk masa mendatang.

Pemecahan selama 8-bulan, yang dimulai minggu ini, bertujuan untuk menurunkan pencurian yang merajalela dan untuk mencegahnya dari penyebaran mengikuti kenaikan harga bahan bakar, menurut pejabat Kementrian Keamanan Publik kepada pers di Beijing, Jumat.

Walaupun pencurian bahan bakar dari pipa telah menurun sejak 2002, pencurian minyak masih merupakan masalah besar di beberapa wilayah.

Ancaman terhadap keamanan publik ini mengakibatkan kerugian ekonomi yang besar, menurut Ma Weiya, deputi direktur departemen manajemen keamanan sosial.

Masyarakat yang mencuri minyak biasanya ditahan karena pencurian, menurut Ma. Tapi jika aktivitasnya merusak keselamatan pipa dan mengancam pesanan publik, mereka akan diberi hukuman yang lebih berat, bahkan hukuman mati.

Gambaran pejabat menunjukkan bahwa 2.877 orang ditahan tahun lalu karena mencuri migas dari pipa. Polisi memperoleh kembali sekitar 1 milyar yuan (US$ 123 juta) dari bahan bakar minyak yang dicuri dari perusahaan.

Jaringan pipa migas China sepanjang 30.000 km, dan sedang dikembangkan, kata Ma.

Dia menambahkan mungkin lebih banyak lagi kasus pencurian telah terjadi, tapi tidak diketahui. ‘Tapi sejauh ini kami belum menemukan kasus yang berhubungan dengan bangsa asing.’

Katanya kementrian yakin pencurian minyak bisa meningkat lagi dalam beberapa tahun mendatang karena lebih banyak pipa yang dibangun dan kenaikan harga minyak yang terus-menerus.

‘Sebagain besar pencuri adalah masyarakat pedesaan yang pendapatannya kecil. Mereka mencuri bahan bakar dan menjualnya,’ katanya.

‘Polisi tidak akan memberi keringanan pada gang ini, walaupun beberapa dalam perlindungan pemerintah lokal, yang menggunakan bahan bakar curian ini untuk meningkatkan ekonomi lokal,’ kata Ma.

Berbahaya untuk Mencuri

Cara pencurian yang paling sering dilakukan, menurut kementrian, adalah dengan menggali lubang di bagian pipa dan menaruh penyadap.

Ma mengatakan hal ini sangat berbahaya karena sedikit percikan api bisa dengan mudah memicu ledakan jika ada kebocoran.

Pada Desember 2003, penyadap ilegal dipasang dalam pipa Lanchengyu, dan meledak dan menyebabkan kebocoran lebih dari 440 m3 gasolin.

Pasokan minyak terhenti selama sekitar 15 jam dan jalur railway terdekat terhenti selama 6 jam. Gasolin yang tumpah mencemari sungai lokal dan ribuan orang dievakuasi.

Dua pencuri yang bertanggung jawab atas kecelakaan ini dieksekusi karena ‘menghancurkan fasilitas yang mudah terbakar.’

Tapi Ma mengatakan hukuman yang diberikan pada sebagian besar pencuri ini tidak berat.

‘Mereka yang mengebor pipa biasanya didakwa sebagai pencuri dan menerima hukuman kurungan kurang dari 10 tahun,’ katanya.

‘Tapi kami menghimbau mereka seharusnya dihukum karena menghancurkan fasilitas yang mudah terbakar.’

Dia menambahkan bahwa Pangadilan Tertinggi China sedang merancang peraturan terkait yang akan menambah hukuman mati dalam daftar hukuman.

Sumber : www.chinadaily.com.cn