PetroVietnam Investment and Development Company (PIDC) pada 4 April mengumumkan keberhasilannya dalam mengeksploitasi migas di Algeria dan Malaysia.

PetroVietnam Investment and Development Company (PIDC) pada 4 April mengumumkan keberhasilannya dalam mengeksploitasi migas di Algeria dan Malaysia.

Di Algeria, PIDC memegang 40% saham dalam proyek eksplorasi, penilaian, dan eksploitasi migas di lahan 433A&416B, Gurun Sahara. Proyek kerja sama, yang ditentukan bulan Juni 2003, membawa PICD, PTTE Algeria Co. Ltd. dan perusahaan minyak nasional Algeria Sontrach. Tahun lalu, fase ekplorasi pertama proyek pada dasarnya diselesaikan setelah 3.930m-kedalaman uji pengeboran dilakukan di lapisan Ordovician Hamra pada sumur BRS(Bir Seba)-6bis memberikan rata-rata 5.120 barrel minyak mentah dan 4,8 juta kaki3 gas/hari.

PIDC dan rekannya akan melakukan penilaian kerja di lokasi dengan tujuan untuk memulai penyadapan minyak pada 2009.

Di Malaysia, dalam program kerja sama tripartit antara Viet Nam, Malaysia dan Indonesia, PIDC mengambil peran dalam manajemen kerjasama proyek eksplorasi migas di lahan lepas pantai SK305, pulau Sarawak dengan saham 30%. Sumur pertama yang dibor pada Dana-1X, Oktober 2005 memberi 3.300 barrel minyak dan 1,55 juta kaki3 gas/hari. Kerja sama ini terus memperkirakan cadangan di lahan yang dikontrak dan mengerjakan rencana untuk melanjutkan eksploitasi dan penilaian.

Sumber : www.vneconomy.com.vn