Select Page

Harga minyak dunia melompat menuju $ 68 per barrel kemarin karena para trader resah atas tekanan produsen minyak mentah besar Iran dan Nigeria, dan karena dana investasi mengalir ke pasar.

Harga minyak dunia melompat menuju $ 68 per barrel kemarin karena para trader resah atas tekanan produsen minyak mentah besar Iran dan Nigeria, dan karena dana investasi mengalir ke pasar, kata para dealer.

Iran kemarin menguji tembak torpedo yang memiliki kemampuan merusak sangat tinggi dalam permainan perang di Teluk, memperingatkan Barat untuk tidak “bermain api” saat meningkatnya tekanan atas program nuklirnya, KAZINFORM mengutip Agence France Presse.

Kontrak utama New York atas minyak mentah jenis light sweet untuk pegiriman Mei, naik $ 1,02 menjadi $ 67,65 per barrel dalam perdagangan pit kemarin, setelah terlebih dahulu menyentuh $ 67,90 – level terbaik sejak 1 Februari.

Di London, harga Brent minyak mentah Laut Utara untuk pengiriman Mei melompat $ 1,73 menjadi $ 67,64 per barrel dalam perdagangan elektronik. Kontrak terlebih dahulu menyentuh $ 67,93 — puncak tertinggi untuk 7 bulan dan mendekati rekor $ 68,89, pada Agustus 2005.

Harga miyak mentah telah meningkat lebih dari $ 2 minggu lalu karena kekhawatiran pasokan dari Iran dan Nigeria dan menurunnya stok gasolin atau petrol US.

Di Nigeria, produsen minyak mentah terbesar Afrika, output tetap lebih dari 20% lebih rendah daripada keadaan normal mengusul serangan baru-baru ini atas fasilitas minyak di wilayah Niger Delta. “masyarakat masih mengamati resiko politik,” kata Tetsu Emori, kepala komoditas strategi dari Mitsui Bussan Futures, Tokyo.

Sumber : www.inform.kz

Share This