Select Page

Implied Terms adalah suatu kewajiban tersirat, tidak dicantumkan dalam contract karena dianggap akan berjalan dengan sendirinya alias goes without saying. Dalam pelaksanaan project, ternyata hal ini kadang menjadi masalah.

Kira-kira akhir tahun 2005 lalu, media massa ramai memberitakan tentang amblasnya jalan tol Cipularang. Heboh, karena kerusakan terjadi di jalan tol yang masih relatif baru.

Waktu itu dibadan jalan, km 91, menganga lubang ukuran 8 x 5 meter dengan kedalaman 5 meter. Penyelidikan awal menyimpulkan bahwa kejadian ini disebabkan oleh pecahnya gorong-gorong beton yang terletak 30 meter dibawah permukaan jalan. Dipicu oleh curah hujan tinggi dan terus menerus, air yang keluar dari gorong-gorong yang pecah menggerus lapisan tanah diatasnya. Akibatnya lapisan tanah padat yang menjadi tumpuan badan jalan terkikis, badan jalan ( beton pelat tanpa tulangan + aspal hotmix ) kehilangan tumpuannya sehingga pecah dan amblas.

PT. Jasa Marga sebagai pemilik proyek menuding bahwa kesalahan ada di pihak Contractor. Konon dibawah jalan itu dulu ada sungai selebar 7 meter, Contractor dituding tidak menimbun sungai itu dengan sempurna.

Dilain pihak, Contractor merasa bahwa mereka menerima design matang dari pemilik proyek dan telah mengerjakan pekerjaan tersebut sesuai dengan design & spesifikasi yang disodorkan oleh Jasa Marga.

Sebagai penengah, Departemen Pekerjaan Umum membentuk tim independen untuk mengkaji apakah buruknya kualitas jalan tol itu disebabkan oleh desain yang salah atau pengerjaan yang tidak sempurna, dan mencari jalan keluarnya. Berita diatas dikutip dari majalah Tempo terbitan awal Desember 05.

Saya ingin meninjau kejadian di atas dari sudut pandang contract, terutama tentang implied terms dan implied warranty dalam suatu contract.

Implied Terms / Extra Contractual Liability adalah suatu kewajiban yang tersirat dari sebuah contract, yang bila tidak dipenuhi akan mengakibatkan terhambatnya pelaksanaan pekerjaan. Kadang kala ada kondisi yang tidak ditulis dalam contract karena kedua pihak merasa bahwa it goes without saying atau it is so obvious that it is taken for granted.

Penjelasan lebih lanjut dapat dilihat dalam file berikut :

Share This