China tertarik dalam konstruksi cabang ke-dua pipa minyak Kazakh-China.

China tertarik dalam konstruksi cabang ke-dua pipa minyak Kazakh-China, kata Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Kasymzhomart Tokayev.

“Sebuah pipa minyak dengan kapasitas 20 juta ton telah dibangun dari barat Kazakhstan ke China, dan sekarang China sedang mengangkat isu pembangunan cabang lain pipa ke teritori China,” Tokayev, yang sedang dalam kunjungan resmi ke Beijing, mengatakan pada jurnalis Kamis lalu.

Tokayev mengatakan China dan Turkmenistan menandatanani sebuah perjanjian akan pasokan gas alam Turkmenistan ke China selama kunjungan Presiden Turkmenistan, Saparmurat Niyazov ke negara itu baru-baru ini. Dalam perjanjian, China diharapkan memilih rute transit. “Ini meliputi sejumlah aspek yang akan dinegosiasikan yang berkenaan dengan pasokan gas ke China, sebuah negara yang sangat membutuhkan sumber energi,” kata menteri Kazakhstan.

“Isu ini (transit gas Turkmenistan melalui Kazakhstan) juga disinggung selama negosiasi. Subjek ini memerlukan pertimbangan yang hati-hati pada level ahli sebelum dibuat keputusan yang sesuai pada level politik,” katanya.

Sumber : www.new-europe.info