Masyarakat Ekpan, yang lahannya dimiliki oleh Warri Refining and Petrochemical Company (WRPC), menyatakan peringatan atas pencemaran lingkungan di sekitar pengilangan oleh asap beracun dan berbahaya dari pabrik petrokimia.

Penulis asli : Segun James

Masyarakat Ekpan, yang lahannya dimiliki oleh Warri Refining and Petrochemical Company (WRPC), menyatakan peringatan atas pencemaran lingkungan di sekitar pengilangan oleh asap beracun dan berbahaya dari pabrik petrokimia.

Masyarakat di bawah perlindungan Landlord Association of Awhakpor/Ajomata, Ekpan, mengeluh walaupun mereka telah bertahan dalam hujan asam dan asap dari pabrik petrokimia di pengilangan selama beberapa tahun, situasi makin mengancam kehidupan 2 minggu lalu ketika seluruh pemukiman tertutupi oleh debu awan hitam yang memicu masyarakay untuk menyelamatkan diri.

Masyarakat dalam surat yang dilayangkan pada Group Managing Director dari Nigerian National Petroleum Corporation (NNPC) dan ditandatangani oleh messrs Uviomo Akpo, Richard Okoro, Polycarp Ojukwu, Folorunso Ayeni dan Robert Omagbemi, mengatakan bahwa mereka terpaksa melarikan diri hingga investigasi mengungkap awan tersebut berasal dari pengilangan.

‘Dalam 2 minggu terakhir, jumlah polusi telah meningkat menjadi proporsi besar dan makin mengganas, kecuali pabrik petrokimia segara ditutup, kami, anak-anak dan seluruh penduduk Awhakpor/Ajomata, Ekpan, hampir mati keracunan’.

Menurut mereka, sikap acuh manajemen WRPC terhadap kesejahteraan masyarakat ataupun dampak asap terhadap lingkungan telah membuktikan bahwa ‘ada dimensi kekejaman yang dilakukan oleh pabrik petrokimia, yaitu, pembunuhan secara perlahan dan perkosaan hak hidup sehat kami’ masyarakat menuduh.

Mereka mengklaim analisis para ahli atas mereka dan lingkungan, yang ditemukan adalah ‘asap beracunlah yang bertanggung jawab atas penyakit mata, badan, iritasi paru-paru, bau yang menyengat, astma bronkial dan dalam beberapa kasus kanker yang dialami oleh para penduduk’.

Maka, mereka menuntut kompensasi sebesar N15 milyar atas kerusakan dan penderitaan yang dialami oleh penduduk dan lingkungan sekitarnya dari WRPC.

Sumber : allafrica.com