Minyak mentah Kazakhstan mengalir melalui pipa yang dibuka 4 bulan lalu akan mencapai China dalam seminggu, membantu konsumen minyak No. 2 dunia untuk
mengurangi impornya.

Minyak mentah Kazakhstan mengalir melalui pipa yang dibuka 4 bulan lalu akan mencapai China dalam seminggu, membantu konsumen minyak No. 2 dunia untuk mengurangi impornya, kata seorang pejabat industri China, Jumat.

Pipa ini akhirnya akan memasok 4,5 juta ton tahun ini, ekuivalen sekitar 4% total impor minyak China tahun lalu, untuk meningkatkan keamanan pasokan dengan kontrak yang lebih panjang dari pemasok kunci.

‘Ini akan mulai memasok pengilangan dalam bulan Mei,’ kata seorang pejabat dari China National Petroleum Corp (CNPC) dari Beijing, mengacu pada pabrik di Xinjiang dan Lanzhou yang dijalankan oleh anak perusahaan PetroChina.

PetroChina, produsen migas terbesar Asia, mengoperasikan pengilangan sebagian besar di bagian utara negara ini dan memasok 40% pasar bahan bakar China.

Laju pasokan sesuai dengan industri diperkirakan US$ 800 juta, 965-km pipa akan dijalankan setengah kapasitas rancangannya, yaitu 10 juta ton per tahun (200.000 barrel per hari) pada 2006 dan dioperasikan penuh akhir 2007.

Dalam basis harian, pipa ini akan membawa 137.000 barrel minyak ke pengilangan China mulai Mei, atau sekitar 2,3% total produksi pengilangan China saat ini.

Pipa Atasu-Alashanko adalah pipa minyak mentah pertama China. China telah berbicara dengan Moscow selama lebih dari satu dekade untuk membangun pipa minyak dari Siberia Timur di Rusia, eksportir terbesar ke-2 dunia setelah Saudi Arabia.

Sampai sekarang China telah mengimpor minyak mentah Kazakhstan dengan kereta, membawa 26.000 bpd pada 2005, menurut data.

Pejabat CNPC mengatakan pasokan minyak mentah melalui rail akan berlanjut bahkan setelah aliran melalui pipa dilakukan, tapi ia menolak untuk memberikan penjelasan detail.

Sebagian besar minyak baru akan dipompa dari lapangan minyak yang dioperasikan CNPC di negara tetangga Asia Tengah, termasuk lapangan Aktobe di barat laut dan lapangan Kumkol yang baru diakuisisi CNPC ketika membeli PetroKazakhstan, Kanada.

Pipa Kazakh-China berakhir di kota perbatasan China, Alashanko di Wilayah Otonomi Xinjiang Uygur, darimana CNPC telah memasang 246-km pipa untuk membawa minyak ke pengilangan Dushanzi, sekarang sedang diekspansi untuk membawa lebih banyak minyak mentah Kazakhstan.

Pengilangan PetroChina di Xinjiang, juga Lanzhou, pusat pemasokan bahan bakar di wilayah terpencil dan luas di wilayah barat China, diharapkan untuk meningkatkan throughput minyak mentah tahun ini untuk memroses pasokan yang meningkat dari minyak Kazakhstan.

Pabrik Dushanzi, sekarang mengalami ekspansi US$ 3,2 milyar untuk meningkatkan kapasitas pengilangannya dan untuk membangun komplek petrokimia kelas dunia berkapasitas 1 juta ton-per-tahun, yang akan menjadi pembawa utama minyak mentah Kazakh, tapi tidak sampai pertengahan 2007, ketika kapasitas pengilangannya digandakan menjadi 200.000 bpd.

‘Untuk tahun ini, akan tidak akan ada peningkatan yang signifikan dalam output pengilangan kami, maka beberapa miyak mentah yang dialirkan dengan pipa akan dikirim ke pabrik lain,’ kata seorang pejabat dari Dushanzi. Pabrik 100.000 bpd menjalankan 88% kapasitas tahun lalu.

Pengilangan 200.000-bpd Lanzhou, unit lain PetroChina lebih dari 2.000 km di timur Dushanzi, menguatkan aliran minyak Kazakhstan untuk dijalankan penuh tahun ini, 11% diatas tahun lalu.

Sumber : news.xinhuanet.com