Select Page

Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva mendeklarasikan bahwa negaranya mandiri dalam hal minyak selama start-up vessel offloading, penyimpanan dan produksi apung P-50, di lapangan minyak Albacora Leste di basin Campos, 120 km dari wilayah Rio de Janeiro.

Penulis asli : Peter Howard Wertheim

Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva mendeklarasikan bahwa negaranya mandiri dalam hal minyak selama start-up vessel offloading, penyimpanan dan produksi apung P-50, di lapangan minyak Albacora Leste di basin Campos, 120 km dari wilayah Rio de Janeiro.

Peresmian 180.000 b/d FPSO akan memungkinkan Brazil untuk mencapai level produksi rata-rata 1,91 juta b/d tahun ini, sedikit di atas konsumsi minyak negara itu, kata Sergio Gabrielli, presiden Petroleo Brasileiro SA (Petrobras).

FPSO seberat 77.000 ton ini bisa menyimpan 1,6 juta bbl miyak. Produksi diharapkan mencapai kapasitas untuk sekitar 6 bulan. Repsol YPF memegang 10% interest.

Gabrielli mengatakan Petrobras memiliki target produksi nasional 2,3 juta b/d minyak untuk tahun 2010, ketika permintaan diharapkan mendekati 2 juta b/d.

Perusahaan berencana untuk membawa 3 fasilitas produksi apung lagi on stream selama 2006: P-34 FPSO, 60.000 b/d dari lapangan Jubarte, Espírito Santo; Sevan Marine SSP-300 monocolumn FPSO, 20.000 b/d di lapangan Piranema, Sergipe; dan Capixaba FPSO, 100.000 b/d di lapangan Golfinho, Espírito Santo.

Guilherme Estrella, direktur produksi dan eksplorasi Petrobras mengatakan cadangan minyak Brazil saat ini bisa bertahan selama 10 tahun.

Sumber : ogj.pennnet.com

Share This