Select Page

Semyon Vainshtok, kepala perusahaan pipa milik negara Rusia OAO Transneft, mengatakan pipa minyak mentah Siberia Timur – Samudera Pasifik akan menurunkan pengiriman minyak Rusia ke Eropa.

Penulis asli : Eric Watkins

Semyon Vainshtok, kepala perusahaan pipa milik negara Rusia OAO Transneft, mengatakan pipa minyak mentah Siberia Timur – Samudera Pasifik akan menurunkan pengiriman minyak Rusia ke Eropa.

‘Kami telah menjenuhi Eropa dengan minyak. Dan seperti telah dikatakan handbook ekonomi, pasokan yang berlebihan membuat harga jatuh. Tapi kami tidak memiliki alat untuk menurunkan pasokan : Semua ekspor (minyak) kami ditujukan ke Eropa,’ kata Vainshtok kepada surat kabar Nezavissimaia Gazeta.

‘(Saat) kami beralih ke China, Korea Selatan, Australia, Jepang, ini akan membawa minyak jauh dari Eropa,’ katanya, menambahkan bahwa ini akan menandai trend ‘yang sangat menarik’ untuk perusahaan-perusahaan minyak Rusia.

Vainshtok mengatakan konstruksi 4.000-km pipa akan mulai sebelum akhir April di kota Siberia, Taishet. Pipa Siberia Timur – Smudera Pasifik diharapkan metransportasikan sebanyak 1,6 juta b/d dari Taishet di wilayah Irkutsk ke Teluk Perevoznaya di pantai Pasifik Rusia.

Total biaya untuk proyek ini ditujukan untuk memungkinkan pengiriman ke China, begitu juga pengiriman ke negara-negara lain dari pantai Pasifik Rusia, senilai $ 6,5 milyar, kata surat kabar. Perkiraan lain adalah sekitar $ 11,5 milyar.

Rusia mengharapkan bantuan dari China untuk membangun cabang di trunkline utama dari Skovorodino ke perbatasan China dan juga mencoba memperoleh $ 2 milyar pinjaman untuk proyek utama dari sebuah konsorsium bank-bank barat, kata Vainshtok.

Biaya pemindahan minyak melalui pipa adalah $ 38,80/ton, katanya, sekitar 40% dari $ 96/ton yang saat ini dikenakan oleh sistem rail Rusia untuk pengiriman ke China.

Minggu lalu, Vainshtok juga menjanjikan bahwa Rusia akan memasang pipa walaupun ada keberatan dari para ahli lingkungan.

Mengabaikan peringatan para ahli lingkungan, Vainshtok mengatakan keistimewaan keamanan pipa akan menghentikan potensi tumpahan minyak. Ia mengatakan rute alternatif untuk melintasi Danau Baikal yang secara lingkungan sensitif, akan meningkatkan biaya mendekati $ 1 milyar dan membuat proyek tidak menguntungkan.

Pipa akan dijalankan sepanjang garis pesisir Baikal sekitar 100 km, menurut rencana Transneft saat ini. Para ahli telah memperingatkan bahwa sekitar 3.000 ton minyak akan mencapai danau dalam waktu 20 menit jika terjadi kecelakaan. Area ini secara seismik tidak stabil.

‘Bahkan jika hasil pengukuran tidak sesuai dengan penilaian kami, tidak lebih dari 171 kg minyak akan mencapai Baikal,’ kata Vainshtok kepada radio Ekho Moskvy, 20 April. ‘Tiap tahun, 500 ton minyak memasuki danau melalui bawah sungai Angara,’ katanya.

Bulan lau pengawas lingkungan Rusia menyetujui pipa, seperti halnya Kementrian Situasi Darurat Rusia. Apalagi, bagian dari hukum di parlemen Rusia pada 12 April, zona proteksi Baikal akan diperpanjang hanya 500 m, secara efektif memungkinkan pipa untuk dijalankan kurang dari 1 km dari pesisirya.

Sumber : ogj.pennnet.com

Share This