Select Page

Turki dan Israel sedang menegosiasikan konstruksi proyek air dan energi bernilai multi-juta-dollar yang akan mentransportasikan air, listrik, gas alam dan minyak dengan pipa ke Israel, dengan minyak akan dikirim dari Israel ke Timur Jauh, menurut Antalya Mayor Menderes minggu ini.

Penulis asli : Etgar Lefkovits

Turki dan Israel sedang menegosiasikan konstruksi proyek air dan energi bernilai multi-juta-dollar yang akan mentransportasikan air, listrik, gas alam dan minyak dengan pipa ke Israel, dengan minyak akan dikirim dari Israel ke Timur Jauh, menurut Antalya Mayor Menderes minggu ini.

Proposal dikonfirmasi oleh pejabat senior di Kementrian Infrastruktur Nasional.

‘Kami berbicara tentang proyek energi global, yang akan menjadi mesin perdamaian yang sangat penting di wilayah ini,’ menurut Turel dalam sebuah wawancara dengan The Jerusalem Post.

Turel, yang mengambil bagian dalam Konferensi Internasional Para Walikota yang diselenggarakan di Jerusalem, mengatakan bahwa proyek grandiose telah menerima persetujuan sementara dari Turki dan Israel dan akan meningkatkan proposal landmark 2004 yang dibatalkan untuk mengekspor air ke Israel menggunakan tanker besar, yang terbukti sangat mahal.

Proposal Turki-Israel yang baru yang sedang dalam pembahasan ini akan melihat transfer air, listrik, gas alam dan minyak ke Israel melalui 4 pipa bawah air.

‘Semua alasan berdasarkan asumsi bahwa Turki akan menjadi pusat energi besar di wilayah itu,’ kata Gabby Levy, Direktur Kementrian Infrastruktur Nasional dan Hubungan Internasional.

Air akan ditujukan untuk Israel juga teritori Palestina dan Yordania, yang semuanya menderita kekuranagn air kronis.

Gas alam dan listrik akan diberikan untuk penggunaan Israel, saat Israel berharap bahwa 40% dari kebutuhan energinya akhir dekade ini akan dipenuhi oleh gas alam, kata Levy.

Menurut bagian yang paling terperinci dari proposal, minyak yang dikirim ke Israel dari Turki akan ditransfer oleh tanker ke Timur Jauh, termasuk ke India, China dan Korea Selatan, tambahnya.

‘Masa depan kemunculan pasar energi adalah Timur,’ kata walikota Antalya.

Mengirimkan minyak Turki ke Timur Jauh berperan sebagai stasiun jalan dianggap lebih praktis daripada rute daratan.

Proyek, yang sepertinya akan menerima dukungan ekonomi, adalah studi kelayakan yang sedang dilakukan yang disponsori oleh Bank Investasi Eropa yang berbasis di Luxembourg.

Proposal muncul pada saat peningkatan negosiasi sedang dilakukan untuk masa depan Turki, tapi masih belum dijadwalkan, jalan masuk kedalam Uni Eropa, dan pada periode of hubungan Israel-Turki yang sedang berkembang.

Selama satu setengah dekade lalu, hampir 100 perjanjian bilateral yang lebih kecil ditandatangani antara kedua negara, meliputi bidang senjata, turisme, dan agrikultur, menurut pejabat Turki.

Memang, Turki selama dekade lalu menjadi tempat rekreasi utama untuk Israel, dengan 380.000 orang mengunjungi Turki tahun lalu dan hampir setengahnya pergi ke Antalya, kata walikota dalam wawancara.

‘Antalya adalah rumah untuk orang Israel di Turki,’ katanya.

Sumber : www.jpost.com

Share This