Select Page

Pakistan telah meminta komunitas donor untuk mencari investasi asing dalam sektor migas, proyek keuangan untuk pipa gas besar dan bantuan teknis untuk memastikan keamanan energinya.

Pakistan telah meminta komunitas donor untuk mencari investasi asing dalam sektor migas, proyek keuangan untuk pipa gas besar dan bantuan teknis untuk memastikan keamanan energinya.

Ahmad Waqar, Sekretaris Petroleum and Natural Resources, dalam presentasinya di Pakistan Development Forum (PDF) 2006 atas permintaan energi masa depan 2030, menjelaskan pembagian sumber daya dalam gabungan energi adalah 18,5% dalam minyak, 45% dalam gas, 19% dalam batubara, 10,8% dalam hidroelektrik dan 4,2% dalam energi nuklir dan energi terbarukan 2,5%.

Negara memerlukan 55,5 juta ton minyak dan produk petroleum tiap tahunnya dan meningkatnya harga minyak dalam pasar internasional meninggalkan efek negatif dalam cadangan nilai tukar asing, tambahnya.

Katanya untuk menjaga laju pertumbuhan GDP 6% -8% dalam lima tahun mendatang, Pakistan akan menghadapi kekurangan energi yang akut tahun 2010-2012 dan ingin segera menguji salah satu pilihan impor gas dari negara yang termasuk Iran-Pakistan-India Gas Pipeline (IPI), Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan (TAP) dan Qatar Gas Pipeline (GUSA).

Negosiasi IPI pada tahap advance dan jika India tidak bergabung, maka Pakistan dan Iran akan melaksanakan proyek ini. India diperkirakan bergabung dengan proyek TAP, dan jika bergabung dengan proyek, maka proyek akan disebut (TAPI). Pipa Gas Qatar juga menjadi salah satu pilihan dan negosiasi sedang dilakukan. Pertemuan trilateral dalam proyek IPI dijadwalkan 22-24 Mei di Islamabad. Proyek ini akan selesai dalam 4 tahun setelah mencapai kesepakatan.

Bagaimanapun, katanya, negosiasi dengan Iran dalam IPI tidak bisa diungkap karena berkaitan dengan kepentingan nasional. Ia menjelaskan bahwa pada akhirnya Pakistan akan perlu menguji semua pilihan impor gas untuk keamanan energinya.

Katanya, strateginya pemerintah untuk mengejar waktu adalah dengan meningkatkan aktivitas produksi dan eksplorasi batubara dan migas, membangun lebih banyak tenaga hidro, meningkatkan bagian batubara dan energi alternatif dalam gabungan energi, mendukung investasi sektor swasta dan membangun kerjasama regional dan hubungan strategis.

Ia menginformasikan donor untuk impor minyak tahun ini diperkirakan mencapai $ 6,5 miliar dibanding $ 4,6 miliar tahun fiskal yang lalu.

Pemerintah melakukan yang terbaik untuk meningkatkan produksi migas. Pemerintah tidak bisa melakukan tugas ini sendirian, maka sektor swasta didorong untuk menyelesaikannya.

Untuk mendorong sektor swasta dalam migas, sebuah paper tentang Kebijakan LPG akan diusulkan untuk disetujui sebelum pertemuan ECC selanjutnya, ringkasan persetujuan Kebijakan CNG akan diusulkan sebelum pertemuan kabinet federal dan pemerintah juga dalam proses merevisi Kebijakan Produksi dan Eksplorasi Migas dengan mempekerjakan konsultan bereputasi internasional.

Sumber : www.dailytimes.com.pk

Share This