Select Page

Harga minyak memperbesar kerugian pada Senin, setelah laporan yang minggu lalu menunjukkan bahwa biaya energi meningkat karena permintaan bahan bakar global dan kepercayaan diri konsumen.

Harga minyak memperbesar kerugian pada Senin, setelah laporan yang minggu lalu menunjukkan bahwa biaya energi meningkat karena permintaan bahan bakar global dan kepercayaan diri konsumen.

Kekhawatiran atas kebersikerasan antara Iran dan Barat atas ambisi nuklir dan penghentian sekitar seperempat output Nigeria tetap menjadi faktor pendukung.

Minyak mentah ringan US turun 70 cents menjadi $ 71,34 per barrel pada 0230 GMT, memperbesar kerugian lebih dari satu dollar, Jumat. Minyak mentah Brent London turun 82 cent menjadi $ 71,50.

International Energy Agency mengatakan, Jumat, sedang menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global karena harga yang tinggi, sementara University of Michigan mengatakan dalam surveynya mengenai sentimen US mendekati rekor harga gasolin mendorong optimisme konsumen ke titik terendah sejak Badai Katrina tahun lalu.

IEA mengatakan harga yang tinggi berdampak pada penggunaan bahan bakar dan menurunkan perkiraan 2006 atas pertumbuhan permintaan 220.000 barrels per hari (bpd) menjadi 1,25 juta bpd.

Impor minyak mentah ke China turun untuk pertama kalinya dalam tahun ini pada bulan April, turun 1,8%, data resmi yang ditunjukkan Jumat, menekan harapan untuk pertumbuhan permintaan lebih kuat di US.

Tapi pasar tetap waspada atas tekanan yang tinggi di Iran dan Nigeria.

Sumber : en.chinabroadcast.cn

Share This