Select Page

Canaport LNG, rekanan Repsol YPF SA dan Irving Oil Ltd., berencana memulai konstruksi terminal regasifikasi LNG dekat Saint John, NB, dan telah menyelesaikan sebuah strategi untuk mentransportasikan gas alam dari terminal ke pasar di Atlantic Canada dan timur laur US.

Canaport LNG, rekanan Repsol YPF SA dan Irving Oil Ltd., berencana memulai konstruksi terminal regasifikasi LNG dekat Saint John, NB, dan telah menyelesaikan sebuah strategi untuk mentransportasikan gas alam dari terminal ke pasar di Atlantic Canada dan timur laur US.

Phil Ribbeck, direktur Repsol YPF, LNG North America, mengatakan perusahaan memiliki semua permit yang diperlukan untuk terminal tersebut.

Sebanyak 850 MMcfd gas akan mengalir dari Canaport ke New Brunswick melalui pipa 145-km, 30-in. Brunswick untuk koneksi dengan sistem Maritimes & Northeast Pipeline (M&NE) di perbatasan US dekat Baileyville, Maine.

Emera Inc., sebuah investor di Maritimes sejak insepsinya tahun 1999, akan memiliki $ 350 juta (Can.) pipa Brunswick. Bagaimanapun, ini akan dikonstruksi dan dioperasikan oleh afiliasi Maritimes, Duke Energy, Charlotte, NC, atas nama Emera.

National Energy Board, Canada meminta komentar publik 7 Juni dalam lingkup penilaian lingkungan untuk pipa. Konstruksi dijadwalkan untuk dimulai tahun 2007 dan diselesaikan akhir 2008. Kapasitasnya bisa diekspansi lebih lanjut dengan penambahan kompresi, kata Emera.

Rencana Ekspansi M&NE

Untuk mengakomodasi tambahan volume, M&NE telah mengajukan kepada US Federal Energy Regulatory Commission sebuah otorisasi untuk mengekspansi sistem pipa US. Ekspansi Maritimes Phase IV akan mengikutsertakan penambahan 5 stasiun kompresor dan 1,7 mil pipa 30-in. di Maine dan modifikasi terhadap fasilitas US yang sudah ada.

Proyek Phase IV akan menambah kapasitas sekitar 418 MMcfd terhadap sistem M&NE. M&NE berencana memulai konstruksi Juni 2007 dan start up servis tambahan 1 November 2008.

Maritimes & Northeast Pipeline LP, Halifax, NS, adalah sebuah konsorsium afiliasi dari Duke Energy, 77,53%; Emera, 12,92%; dan Exxon Mobil Corp., 9,55%.

Sumber : www.ogj.com

Share This