Select Page

Sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Repsol YPF SA telah mengebor dan menguji penemuan gas di Permit Utara Reggane yang meliputi 8.566 km2 di Blok-blok 351c-352c, Gurun Sahara, Algeria.

Sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Repsol YPF SA telah mengebor dan menguji penemuan gas di Permit Utara Reggane yang meliputi 8.566 km2 di Blok-blok 351c-352c, Gurun Sahara, Algeria.

Penemuan ini mengikuti pengumuman bulan April lalu bahwa dua sumur basin Reggane menguji gas Lower Devonian. Sumur delineation RG-5 mengalirkan dengan laju awal 636.000 m3/hari, dan sumur eksplorasi SLI-1 memperoleh laju awal 100.000 m3/hari.

Penemuan terbaru, sumur eksplorasi KL-2, berada di struktur terisolasi yang disebut Kahlouche. Sumur dibor hingga kedalaman 3.983 m di Lower Devonian (Siegenian) dan memroduksi pada laju awal 763.000 m3/hari pada 32/64-in. choke dengan tekanan wellhead 4.081 psi.

KL-2 juga menguji gas pada 2.360 m di Carboniferous (Tournasian) dengan laju awal 483.000 m3/hari pada 32/64-in. choke dengan tekanan wellhead 2.649 psi. Ini adalah gebrakan gas basin Carboniferous.

Konsorsium, yang terdiri dari blok operator Repsol YPF 33,75%, RWE Dea 22,50%, Edison 18,75%, dan Sonatrach, Algeria 25%, saat ini sedang mengakuisisi tambahan jalur 650 km data seismik 2D di basin tersebut.

Sumber : www.ogj.com

Share This