Brazilian Gas Transport Co. (BGT) telah membatalkan bidding contract untuk mengekspansi 3.150-km pipa Bolivia-Brazil setelah Bolivia mengumumkan nasionalisasi sektor gasnya.

Penulis : Peter Howard Wertheim

Brazilian Gas Transport Co. (BGT) telah membatalkan bidding contract untuk mengekspansi 3.150-km pipa Bolivia-Brazil setelah Bolivia mengumumkan nasionalisasi sektor gasnya.

Jose Zonis, direktur BGT, mengatakan semua perusahaan yang menggunakan pipa telah melepas kontraknya dengan perusahannya sebagai respon terhadap nasionalisasi Bolivia, termasuk Petroleo Brasileiro SA (Petrobras), Repsol YPF SA, dan Total SA.

Dua perusahaan lainnya yang beroperasi di Bolivia—Pan Energy and British Gas—belum membatalkan kontraknya, tapi telah meminta waktu 180-hari sementara menganalisis situasi di Bolivia.

Persiden Bolivia, Evo Morales mengungkap rencananya 1 Mei memaksa produsen gas asing untuk menandatangani kontrak operasi yang baru atau meninggalkan negara dalam waktu 180 hari.

Zonis mengatakan BGT bisa me-restart proses bidding hanya jika ada perubahan di Bolivia.

BGT telah membayar semua biaya konstruksi pipa, yang diproyeksikan mulai menghasilkan tahun depan.

Sumber : www.ogj.com