Select Page

Cadangan minyak di Irak jauh lebih besar dibandingkan data yang terungkap baru-baru ini, menurut Bertrand Tetrias, seorang senior manager di CGG, sebuah perusahaan servis produksi migas yang beroperasi di Uni Emirat Arab.

Penulis : Ahmad Ameen

Cadangan minyak di Irak jauh lebih besar dibandingkan data yang terungkap baru-baru ini, menurut Bertrand Tetrias, seorang senior manager di CGG, sebuah perusahaan servis produksi migas yang beroperasi di Uni Emirat Arab (UAE).

‘Teknologi yang telah digunakan untuk menilai cadangan minyak Irak berumur lebih dari 20 tahun. Bagaimanapun, kami tidak memilki maksud untuk masuk ke Irak saat ini, karena masalah keamanan bisa membahayakan operasi kami dan menambah biaya secara substansial.’ kata Tertrais.

Di UAE, bagaimanapun, rencana Adnoc untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 2,5 – 2,7 juta barrel per hari (bpd) menjadi 3,5 juta bpd dalam lima tahun termasuk proyek besar yang ditawarkan kepada perusahaan servis minyak, dan CGG mengharapkan sebuah proyek besar dengan Adnoc sehubungan dengan pencitraan reservoir.

Perusahaan ini berada ditengah tiga perusahaan besar yang beroperasi di UAE, dan merayakan ulang tahun ke 75 hari ini.

Tetrias mengatakan perusahaan juga memiliki operasi besar di Saudi Arabia, dan merencanakan untuk sebuah proyek di Qatar.

Wilayah Timur Tengah dan Asia Pasifik mewakili 34,2% portofolionya.

Sumber : www.gulfnews.com

Share This