Timor Timur telah menawarkan enam permit eksplorasi petroleum lepas pantai dalam inaugurasi putaran penawarannya.

Penulis : Rick Wilkinson

Timor Timur telah menawarkan enam permit eksplorasi petroleum lepas pantai dalam inaugurasi putaran penawarannya.

ENI SPA telah memberikan lima blok, dan Reliance Industries Ltd., India, telah menerima satu. Total sembilan bid adalah untuk enam blok. Lima permit lainnya yang ditawarkan untuk putaran lisensi tidak diberikan.

Semua permit terletak di pantai selatan Timor Timur. Mereka tidak memasuki daerah kontroversial joint development area (JDA) yang dikelola dengan Australia.

Reliance menerima Blok K di timur jauh wilayah lepas pantai.

ENI menerima Blok A, B, C, E, dan H. Blok A dan B berada di utara, berbatasan dengan bagian selatan pantai Timor Timur. Blok C dan E berdekatan di bagian selatan dengan JDA, sementara Blok H lebih jauh di timur dan juga berbatasan dengan JDA.

Program kerja ENI meliputi pengeluaran $ 9,5 juta dalam 3 tahun pertama dan meliputi 3.000 km survey seismik 2D dan 8.000 km2 kerja 3D. Blok C memiliki komitmen 2-sumur.

Blok A, B, dan H tidak memiliki komitmen sumur, tapi pemerintah Timor Timur telah membuat kondisi penawaran Blok E pada peningkatan program kerja ENI untuk meliputi sebuah sumur dalam pemboran tahun ke-3 hingga 4.000 m.

Kedalaman air di blok-blok yang diberikan bervariasi dari sangat dangkal hingga area sedalam 3.000 m di Timor Trench.

Perdana Menteri Mari Alkatiri mengatakan mempunyai waktu hingga 30 Juni untuk menandatangani production-sharing contract dengan Kementrian Sumber Daya Alam, Mineral, dan Energi.

Sumber : www.ogj.com