Select Page

Myanmar akan segera memulai sebuah proyek pembangunan pengambilan minyak dalam tahun fiskal 2006-07 (April-Maret) dengan bantuan dana dari OPEC untuk meningkatkan produksi pengambilan minyaknya.

Myanmar akan segera memulai sebuah proyek pembangunan pengambilan minyak dalam tahun fiskal 2006-07 (April-Maret) dengan bantuan dana dari OPEC untuk meningkatkan produksi pengambilan minyaknya, dilaporkan media pers lokal, Senin.

Proyek tiga-tahun, akan menjadi yang terbesar dalam dekade ini, memakan biaya sekitar 14 juta US, dimana 12,3 juta dollar akan dipinjami oleh OPEC, sementara sisanya ditanggung pemerintah, Myanmar Agricultural Service, dikutip oleh Myanmar Times.

Proyek, yang juga melibatkan FAO, akan membantu menurunkan ketergantungan Myanmar atas produk minyak impor, menurut sumber.

Rencana, yang akan diimplementasikan di pusat Myanmar dimana sebagian besar minyak diambil disana, juga meliputi konstruksi pabrik ekstraksi dan pemrosesan minyak dan upgrading kilang minyak di Yangon, sumber tersebut menambahkan.

Sementara itu, FAO juga akan menyediakan bantuan atas Myanmar untuk pengolahan minyak sawit dibawah perjanjian yang ditandatangani dengan Myanmar bulan lalu, menurut laporan terdahulu.

Perjanjian ini meliputi penelitian, pembangunan, dan produksi minyak sawit.

Myanmar telah menempatkan tekanan dalam pengambilan minyak yang meningkat dalam sebuah penawaran untuk memenuhi konsumsi domestik, terutama dalam tiga produk utama, kacang tanah, wijen dan bunga matahari yang tumbuh di tiga divisi: Sagaing, Mandalay dan Magway.

Dalam tahun fiskal 2004-05, Myanmar menghasilkan 249.000 ton kacang tanah dari 654.880 hektar, 197.000 ton wijen dari 1,46 juta hektar dan 94.000 ton bunbga matahari dari 511.100 hektar, menurut statistik resmi pemerintah.

Statistik juga menunjukkan area penghasil minyak sawit di Myanmar saat ini meliputi lebih dari 130.000 acre (52.650 hektar) dan masih sekitar puluhan ribu hektar lahan kosong dan lahan tandus yang cocok untuk reklamasi.

Myanmar menghasilkan sekitar 250.000 ton minyak tiap tahunnya tapi masih harus mengimpor sejumlah minyak sawit untuk memenuhi permintaan lokalnya.

Sumber : english.people.com.cn

Share This