— ZAO Achimgaz, joint venture dari Wintershall AG dan OAO Gazprom, anak usaha OOO Urengoygazprom, telah memulai pemboran sumur produksi pertama untuk membangun formasi Lower Cretaceous Achimov di lapangan Urengoy di Siberia Barat.

ZAO Achimgaz, joint venture dari Wintershall AG dan OAO Gazprom, anak usaha OOO Urengoygazprom, telah memulai pemboran sumur produksi pertama untuk membangun formasi Lower Cretaceous Achimov di lapangan Urengoy di Siberia Barat. Program ini diharapkan menghasilkan 8,3 miliar m3/tahun gas alam.

Yang pertama dari dua rig pemboran sedang dikerjakan pada fase pertama proyek, yang akhirnya akan terdiri dari enam sumur produksi. Masing-masing dari sumur pertama Achimgaz akan dibor secara vertikal hingga 3.700 m TD. Sumur-sumur lainnya akan dibor pada sudut 70-80° untuk mencapai 4.400-4.800 m TMD. Teknologi ini baru diterapkan untuk bagian basin Siberia Barat karena kedalaman dan tekanan yang ekstrim (700 bar).

Siberia Barat diharapkan menghasilkan 200 miliar m3 gas dan 40 juta ton kondensat pada 40 tahun mendatang.

Achimgaz, yang dibentuk tahun 1990, akan mengirimkan gas ke pasar melalui 2.000-km hubungan dengan sistem transmisi Wingas GMBH yang mengubungkan Jerman dengan Rusia. Hubungan Wingas telah ada sejak 1990.

Kedua perusahaan telah menghabiskan €3 miliar membuat dan mengekspansi infrastruktur gas ini. Sebagian besar pekerjaan telah selesai tahun lalu dalam hal fasilitas jalan, pemboran, dan produksi untuk pembangunan formasi Achimov. Gazprom akan membeli gas Achimgaz, yang diharapkan akan dijual 75% di Rusia dan seimbang di Jerman dan pasar Eropa lainnya.

Ketika perilaku reservoir telah dieksplorasi, pekerjaan akan dimulai untuk pembanguann seluruh lapangan pada tahun 2007-08. Dengan total investasi sebanyak $ 1 miliar, proyek ini adalah salah satu inventasi terbesar yang pernah dibuat oleh perusahaan Jerman di Federasi Rusia, kata Wintershall.

Secara terpisah, Wintershall menandatangani sebuah perjanjian dengan Gazprom yang memberi Wintershall 35% minus satu saham di lapangan gas Yuzhno Russkoye di area otonomi Yamal-Nenets di Siberia barat.

Produksi dari reservoir tersebut, yang mangandung lebih dari 600 miliar m3 gas, diharapkan dimulai tahun 2008.

Sumber : www.ogj.com