Select Page

Israel telah menghalangi perusahaan minyak Rusia, RussNeft dari penawaran (bid) kilang minyak di negara itu.

Israel telah menghalangi perusahaan minyak Rusia, RussNeft dari penawaran (bid) kilang minyak di negara itu, menurut seorang sumber, Jumat.

RussNeft menolak berkomentar atas situasi ini, hanya mengatakan bahwa belum menerima dokumen penolakan resmi dari tender kilang milik perusahaan negara Kilang Minyak Israel.

‘Alasan utama menolak RussNeft dari tender adalah karena hubungan dekatnya dengan negara-negara Arab,’ menurut sumber tersebut.

Presiden perusahaan itu, Mikhail Gutseriyev mengatakan pada bulan Mei bahwa RussNeft akan mendaftarkan sebuah joint venture di Algeria pada bulan Juni untuk melakukan penawaran (bid) pembangunan deposit minyak Algeria. Ia juga mengatakan bahwa RussNeft sedang dalam pembicaraan kerjasama dengan beberapa perusahaan Algeria, tapi tidak menyebutkan nama-nama perusahaannya, menambahkan bahwa perusahaannya bermaksud untuk melakukan penawaran (bid) atas satu lapangan minyak besar atau dua lapangan minyak kecil di Algeria.

Sumber itu mengatakan, keputusan Israel ini mungkin juga dipengaruhi oleh hubungan Rusia dengan negara-negara Arab, kunjungan bulan Maret delegasi partai politik Palestina, Hamas dan pasokan senjata ke Algeria.

RussNeft adalah sebuah holding company yang terintegrasi secara vertikal, dan diantara 10 produsen minyak teratas di negaranya. Cadangan minyak recoverable-nya melebihi 630 juta metrik ton (12,6 juta bbl/d).

Sumber : en.rian.ru

Share This