Pipa minyak Baku-Tbilisi-Ceyhan (BTC), yang dianggap merupakan proyek paling penting pada abad 21, akan diresmikan 31 Juli.

Pipa minyak Baku-Tbilisi-Ceyhan (BTC), yang dianggap merupakan proyek paling penting pada abad 21, akan diresmikan 31 Juli.

Disamping presiden dari 15 negara termasuk Presiden US, George W. Bush, Presiden Vladimir Putin dari Rusia, Presiden Ilham Aliyev dari Azerbaijan dan Presiden Mikhail Saakashvili dari Georgia, para perdna menteri dari 30 negara termasuk PM Inggris, Tony Blair, dan para menteri luar negeri dan energi dari 50 negara diharapkan hadir pada acara tersebut.

Para tamu akan mulai tiba di Istanbul tanggal 12 Juli.

Presiden Turki, Ahmet Necdet Sezer akan menjadi tuan rumah acara ramah tamah di Ciragan Palace, Istanbul, 12 Juli.

Pada tanggal 13, para kepala negara dan pemerintahan dan para pejabat lainnya akan melanjutkan ke kota Ceyhan di selatan kota Adana.

Pengawalan yang ketat akan dilaksanakan di Ceyhan dan Adana. Juga, jalan tol Adana-Ceyhan akan ditutup dari lalu lintas.

Peresmian ini akan menjadi yang organisasi terbesar dalam sejarah Turki. Diperkirakan akan memakan biaya sekitar 3-3,5 juta USD.

Pipa BTC akan mentransportasikan minyak mentah 1.760 km dari lapanga minyak Azeri-Chirag-Guneshli di Laut Kaspia di Laut Mediterania. Dan akan melintas melalui Baku, ibukota Azerbaijan, Tbilisi, ibukota Georgia, dan Ceyhan, sebuah pelabuhan di tenggara pantai Mediterania, Turki.

Pipa ini adalah yang terpanjang kedua di dunia (yang terpanjang adalah pipa Druzhba dari Rusia ke Eropa Tengah).

Konstruksi pipa dimulai September 2002. Dikonstruksi dari 150.000 individual joint dari jalur pipa, mesing-masing sepanjang 12 m.

Rute pipa melalui Azerbaijan lalu ke Georgia dan Turki. Dengan panjang total 1.760 km, 440 km terletak di Azerbaijan, 244,5 km di Georgia dan 1.070 km di Turki.

Strukturnya meliputi 8 pumping station, 2 intermediate pigging station dan 101 block valve station.

Pipa ini memiliki kapasitas harian 1 juta barrel.

Pipa ini di-commission-kan oleh konsorsium perusahaan-perusahaan energi yang dipimpin BP (British Petroleum), yang memiliki 30,1% saham dan merupakan operator pipa. Anggota konsorsium lainnya adalah: State Oil Company of Azerbaijan (SOCAR): 25%; Unocal (USA): 8,9%; Statoil (Norwegia): 8,71%; Turkiye Petrolleri Anonim Ortakligi (TPAO) (Turki): 6,53%; Eni/Agip (Italia): 5%; Total (Perancis): 5%; Itochu (Jepang): 3,4%; Inpex (Jepang): 2,5%; ConocoPhillips (USA): 2,5% dan Amerada Hess (USA) 2,36%. Minyak pertama mencapai Ceyhan pada 28 Mei.

Setelah pipa operatif, 8% dari minyak komersial di dunia akan melewati Turki dan Turki akan mengelola pencapatan tahunan mendekati 300 juta USD.

Pipa ini akan membuat Ceyhan menjadi pusat penting untuk pasar minyak internasional, dan memberi kontribusi pada keamanan lingkungan di Selat Istanbul dengan menurunkan lalu lintas di selat.

Sumber : www.turkishpress.com