Sasol, Afrika Selatan dan sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Shenhua Corp., China, sepakat melanjutkan ke tahap ke-dua studi kelayakan untuk pabrik 80.000 b/d coal-to-liquids (CTL) di Provinsi Shaanxi, sekitar 650 km sebelah barat Beijing.

Sasol, Afrika Selatan dan sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Shenhua Corp., China, sepakat melanjutkan ke tahap ke-dua studi kelayakan untuk pabrik 80.000 b/d coal-to-liquids (CTL) di Provinsi Shaanxi, sekitar 650 km sebelah barat Beijing.

Sasol juga telah menandatangani perjanjian serupa dengan Shenhua Ningxia Coal Ltd. untuk mempertimbangkan proyek CTL 80.000 b/d terpisah, di wilayah Otonomi Ningxia Hui, sekitar 1.000 km sebelah barat Beijing.

Penandatanganan ini terjadi sementara PM China, Wen Jiabao mengunjungi Afrika Selatan. Masing-masing usulan pabrik diperkirakan memakan biaya lebih dari $ 5 miliar. Jika dikuasakan, rencana CTL akan beroperasi awal 2012.

Studi kelayakan awal yang mengkonfirmasikan pabrik CTL memang viable di China menggunakan teknologi temperatur rendah Fischer-Tropsch, Sasol. Tahap ke-dua studi kelayakan akan menuju perencanaan detail dalam biaya capital, biaya feedstock, pasokan air, dan kondisi pasar.

Sumber : www.ogj.com