Mulai bulan Juni, minyak akan dikirimkan dari pabrik pengilangan minyak Maomin di Selatan China, Provinsi Guangdong. Sekitar 130 ribu barrel minyak per hari akan dikirimkan ke China.

Korporasi migas China, Sinopec bermaksud memasukkan kontrak $ 3 miliar untuk membeli minyak dari wilayah Ural Rusia, seperti dilaporkan jurnal bisnis, Vzglyad.

Sinopec akan membeli minyak Rusia di bursa evek minyak London. Mulai bulan Juni, minyak akan dikirimkan dari pabrik pengilangan minyak “Maomin” di Selatan China, Provinsi Guangdong. Sekitar 130 ribu barrel minyak per hari akan dikirimkan ke China.

Minyak yang berasal dari Ural saat ini dalam permintaan di pasar Asia-Pasifik karena biayanya yang lebih rendah dibanding harga minyak dunia untuk kualitas yang sama.

Alexander Razuvaev, kepala analis untuk Megatrustoil Co., mengatakan bahwa China telah “merubah permintaan dari minyak dengan kualitas Brent menjadi bahan baku Rusia.” Menurut Razuvaev, faktor ini bisa menurunkan perbedan harga antara minyak Ural dan Brent.

“Dalam waktu dekat mungkin kami akan melihat Brent pada 80 dollars per barrel,” kata Razunaev. Walaupun fakta bahwa minyak Ural lebih rendah kualitasnya, ini adalah produk yang cukup bagus.”

China saat ini telah mulai memengaruhi dinamika harga di pasar bahan baku dunia. Dalam estimasi para ahli OPEC, tahun 2006 Republik Rakyat China akan meningkatkan konsumsi minyak 5,9%, atau 0,39 juta barrels per hari – peningkatan hampir 7 juta barrels. Pada tahun 2005 China mengimpor dari Rusia 12,78 juta ton mnyak. Ini 18,6% lebihnya dari tahun sebelumya.

Peking tidak bisa membeli volume minyak tambahan di Rusia. Terminal dan railway telah penuh termuati. “Maka minyak akan dibeli di Eropa, lalu akan dikirimkan ke China dengan tanker. Tidak ada jalan lain hingga pipa minyak Siberia Timur selesai,” kata Dmitry Mangilev, seorang analis untuk Prospect Co.

Sumber : vladivostoktimes.ru