Minyak mentah naik di atas $ 72 per barrel di New York setelah tumpahan di di Louisiana mengurangi output kilang saat permintaan gasolin US meningkat selama liburan Independence Day.

Penulis : Mark Shenk

Minyak mentah naik di atas $ 72 per barrel di New York setelah tumpahan di di Louisiana mengurangi output kilang saat permintaan gasolin US meningkat selama liburan Independence Day.

Coast Guard, kemarin, mengatakan sekitar 40 kapal tertunda karena tumpahan minyak dibersihkan di kanal yang menghubungkan Danau Charles ke Teluk Mexico. Citgo Petroleum Corp. memotong output di kilang menyusul tumpahan. Penggunaan gasolin US memuncak antara liburan Memorial Day bulan Mei dan Labor Day awal September. Permintaan diperkirakan naik selama libur 4 Juli.

‘Anda mendapatkan banyak masalah kilang, yang menyebabkan naiknya harga gasolin,” kata Bill O’Grady, seorang analis denga AG Edwards & Sons di St. Louis. ‘Paokan gasolin telah naik tapi menuju akhir. Inventori akan segera mulai menurunkannya dan harus dilakukan hingga Labor Day.”

Minyak mentah untuk pegiriman Agustus naik 38 cents, atau 0,5%, menjadi $ 72,18 per barrel pada 10:01 a.m. di New York Mercantile Exchange. Harga naik 19% dari setahun lalu. Minyak mencapai $ 75,35 pada 21 April, tertinggi sejak perdagangan New York dimulai tahun 1983.

Gasolin untuk pengiriman Juli naik 1,22 cents, atau 0,6%, menjadi $ 2,191 per gallon di New York. Harga menyentuh $ 2,197, tertinggi sejak 5 Juni. Futures naik 31% dari setahun lalu.

Perdagangan di New York akan berakhir 1 p.m. dibanding normalnya 2:30 p.m. pada 30 Juni dan akan tetap tutup selama 4 Juli karena liburan.

‘4 Juli adalah waktu ideal untuk teroris melakukan sesuatu yang akan melukai US,” menurut O’Grady. ‘Tidak akan ada yang terjadi tapi siapa yang akan mengambil resiko dengan tutupnya pasar? Jika tidak ada peristiwa yang signifikan dalam empat hari akhir-minggu, pasar akan bergerak saat perdagangan dilanjutkan.”

Kilang Danau Charles

Citgo membuat ‘sedikit penurunan” dalam pemrosesan dan output di kilang Danau Charles, yang memiliki kapasitas untuk memroses 440.000 barrel minyak mentah per hari, setelah penutupan kanal, menurut juru bicara perusahaan, Fernando Garay, 22 Juni. Ini adalah kilang terbesar ke-empat di US.

Penutupan kanal menyebabkan ‘dampak terbatas” terhadap kilang ConocoPhillips, Westlake, Louisiana, menurut Phil Blackburn, seorang juru bicara untuk perusahaan yang berbasis di Houston, 22 Juni. Dia tidak segera merespon pesan hari ini. Pabrik yang berlokasi di utara pabrik Citgo sepanjang kanal kapal, memiliki kapasitas proses 239.000 barrel minyak per hari.

Program Nuklir Iran

Minyak telah naik 18% tahun ini karena kecemasan, Iran akan memotong ekspornya karena perselisihan atas program nuklirnya. Iran memandang ‘tidak ada gunanya” bernegosiasi dengan US dan tidak mau menghentikan pembangunan nuklirnya, Agence France-Presse melaporkan, menyebut pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

‘Kami tidak akan bernegosiasi dengan siapapun atas hak teknologi nuklir dan menggunakannya,” kata Khamenei, menurut AFP. ‘Jika mereka mengakui hak ini, kami siap bernegosiasi atas pengendalian supervisi.”

US dan Uni Eropa menawarkan Iran teknologi dan insentif perdagangan sebagai ganti penghentian produksi bahan bakar nuklir. US menuduh pengayaan uranium Iran ini untuk membuat senjata nuklir.

Minyak mentah brent untuk penyelesaian Agustus naik 54 cents, atau 0,8% menjadi $ 71,27 per barrel di ICE Futures exchange, yang berbasis di London. Futures menyentuh $ 74,97 per barrel pada 2 Mei, tertinggi sejak kontrak memulai perdagangan pada 1988.

Sumber : www.bloomberg.com