Perusahaan negara Taiwan, Chinese Petroleum Corp (CPC) sangat membutuhkan gas alam cair dari luar negeri, tapi mendapatkan kesulitan dalam menemukan penjual.

Perusahaan negara Taiwan, Chinese Petroleum Corp (CPC) sangat membutuhkan gas alam cair dari luar negeri, tapi mendapatkan kesulitan dalam menemukan penjual, laporan media, Rabu.

United Daily News (UDN) mengutip Ketua CPC, Pan Wen-yen mengatakan bahwa CPC sedang mencari cara untuk membeli liquified natural gas (LNG) di pasar spot internasional untuk memenuhi kebutuhan Ta Tan Power Plant. Power plant yang diluncurkan tahun lalu, memerlukan sekitar satu juta ton liquified natural gas tiap tahunnya.

Selain itu, empat kontrak jangka panjang (20-year) CPC dengan negara asing mungkin tidak bisa diperbarui, juga mendorong pencarian pemasok baru.

‘Bangsa-bangsa Asia Tenggara ingin memenuhi kebutuhan domestiknya terlebuh dulu. Negara-negara Timur Tengah sedang fokus pada ekspor ke Eropa. Sehingga Taiwan hanya bisa mencari ke Pulau Kurile, Rusia, dan Australia untuk LNG,’ Pan dikutip UDN.

Menurut UDN, Taiwan mengimpor 7,1 juta ton LNG tiap tahunnya, membuatnya menjadi konsumen terbesar ke-enam dunia.

Tapi permintaan yang tinggi di Jepang, Korea Selatan, US dan China akan LNG membuat kesempatan Taiwan kecil dalam meminta kesepakatan pembelian yang besar dengan negara-negara asing, kata UDN.

Taiwan mengimpor sebagian besar energinya. Dalam beberapa dekade, CPC telah membeli batubara, minyak dan LNG dari negara-negara asing dalam kontrak jangka panjang.

September lalu, CPC menandatangani sebuah kontrak dengan RasGas-II dari Qatar untuk mengimpor tiga juta ton LNG per tahun, mulai 2008.

Sumber : news.monstersandcritics.com